Indeks
banner 728x90

Cegah Kesalahan Informasi, Pemkab Bakal Lakukan Pendampingan Beasiswa Kukar Idaman

Cegah Kesalahan Informasi, Pemkab Bakal Lakukan Pendampingan Beasiswa Kukar Idaman
Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza. (istimewa)
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah membuka pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman bagi pelajar tingkat menengah dan mahasiswa pendidikan tinggi. Program ini telah resmi dibuka sejak 3 Februari 2025 dan berlangsung hingga 17 April 2025.

Guna memastikan program beasiswa ini berjalan dengan baik serta seluruh informasi dapat tersampaikan secara akurat, Pemkab Kukar akan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan di 20 kecamatan. Kegiatan ini dijadwalkan mulai 10 Februari hingga 1 Maret 2025 dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait.

banner 336x280

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Dendy Irwan Fahriza menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan memastikan seluruh elemen masyarakat yang berkepentingan memahami prosedur pendaftaran beasiswa secara menyeluruh.

“Kami akan melakukan sosialisasi dan pendampingan bersama OPD terkait dan para stakeholder agar informasi mengenai beasiswa ini dapat diterima secara utuh oleh sekolah, satuan pendidikan, komite sekolah, guru, pelajar, lurah, kepala desa, camat, serta Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos),” jelasnya, Rabu (5/2/2025).

Dendy menekankan sosialisasi ini diadakan untuk mencegah adanya kesalahan informasi yang dapat menghambat para calon penerima dalam mengakses beasiswa. Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran program ini, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial (Dinsos) dan Puskesos serta Bankaltimtara.

Dendy juga menyoroti kendala utama yang kerap menyebabkan kegagalan dalam proses pendaftaran, banyak mahasiswa gagal karena mengunggah transkrip nilai sementara yang tidak memiliki tanda tangan atau stempel resmi dari perguruan tinggi masing-masing.

“Kesalahan dalam mengunggah dokumen akademik masih menjadi salah satu penyebab utama gagalnya pendaftaran. Oleh karena itu, kami mengimbau para pendaftar agar benar-benar memastikan bahwa semua dokumen yang diunggah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui sosialisasi dan pendampingan ini, Dendy berharap para peserta yang hadir dapat langsung melakukan pendaftaran akun beasiswa dengan bimbingan dari tim yang telah disiapkan.

“Saat sosialisasi dan pendampingan nanti, calon penerima beasiswa diimbau untuk membawa dokumen persyaratan lengkap agar dapat dibantu saat proses pendaftaran oleh tim,” pungkasnya. (fjr)

Exit mobile version