Tiga Buku Sejarah dan Budaya Diluncurkan, Angkat Kearifan Lokal Samarinda

Tiga Buku Sejarah dan Budaya Diluncurkan, Angkat Kearifan Lokal Samarinda
Kepala Bidang Pembinaan SD Ida Rahmawati (berjilba) mewakili Kepala Disdikbud Samarinda dalam peluncuran tiga buku bertema sejarah dan budaya. (Diskominfo Samarinda)

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda meluncurkan tiga buku bertema sejarah dan budaya lokal, Kamis (08/12/2022). Tiga buku itu adalah “Berjalan Sepanjang Mahakam” karya Dadang Ari Murtono, “Sungai Mahakam dalam Arus Sejarah dan Budaya” karya Muhammad Sarip, dan “Sandima, Catatan Seorang Wazir” karya Abdillah Syafei.

Kepala Bidang Pembinaan SD Ida Rahmawati mewakili Kepala Disdikbud Samarinda mengapresiasi hasil karya para penulis. Lantaran sudah mengangkat budaya serta kearifan lokal Samarinda.

Baca Juga  Kukar Tuan Rumah Simposium Pilkada 2024, Sejumlah Pakar Hukum Nasional Jadi Pembicara

“Mengetahui kebudayaan dan sejarah lokal sangat penting bagi generasi muda, khususnya para pelajar,” tuturnya.

Setelah diluncurkan, ketiga buku karya penulis daerah ini berikutnya diserahkan pada perwakilan sekolah-sekolah di Samarinda. Untuk dijadikan bahan bacaan dan koleksi di perpustakaan masing-masing.

“Generasi masa kini perlu dikenalkan dengan budaya dan kearifan lokal daerahnya. Jangan sampai nanti lahir generasi yang jauh dari akar budaya bahkan tidak berbudaya,” sebut Elansyah Jamhari, budayawan Kaltim yang pernah menjabat Kabid Kebudayaan Disdikbud Samarinda.

Baca Juga  Samarinda Rawan Kebakaran, Sutrisno Ingin Ada Edukasi Pemadaman Api di Setiap RT

Apalagi, sambung Elansyah, salah satu di antara ketiga buku yang diluncurkan itu mengangkat sejarah perjalanan Sandiwara Mamanda yang telah dirintisnya sejak era 90-an silam. (xl)