KUKAR IDAMAN SEP 26

Berhasil Gagalkan Peredaran 25 Kg Sabu-Sabu, 23 Aparat Polresta Samarinda Dapat Penghargaan

Ilustrasi.

SAMARINDA – Sebanyak 23 aparat kepolisian Polresta Samarinda mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Pasalnya mereka telah berhasil menggagalkan peredaran 25 kilogram sabu-sabu dan 29.761 butir ekstasi dari Surabaya, Jawa Timur, yang akan diedarkan di Kota Tepian Samarinda.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasi pada jajaran Polresta Samarinda atas prestasi ini. Apresiasi disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tetap digelar di teras Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (1/10/2021).

“Terima kasih. Ini menjadi satu prestasi yang luar biasa dari aparat kepolisian. Sekaligus kewaspadaan. Artinya pengedar narkoba ini cukup aktif kerja di Kaltim. Di satu sisi prestasi, di satu sisi juga kewaspadaan yang harus terus dipantau, agar tidak terus berkembang di Benua Etam ini,” tutur Hadi.

Baca Juga  DKP3A Kaltim Tegaskan KDRT Merupakan Pelanggaran HAM dan Kejahatan Kemanusiaan

Dalam upcara tersebut, orang nomor dua di Benua Etam itu menekankan bahwa Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa. Dia mengucapkan rasa syukur mendalam atas peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang setiap tahunnya diperingati pada 1 Oktober. Karena, ujar dia, Pancasila sebagai ideologi negara menjadi alat pemersatu bangsa.

Sehingga peristiwa yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang merongrong keberadaan Pancasila menjadi sesuatu yang harus dijadikan sejarah dan harus diperhatikan supaya itu tidak terulang kembali.

Baca Juga  Perampokan Siang Bolong di Tenggarong, Puluhan Juta Raib Digondol Garong

“Dan alhamdulillah sudah 76 tahun kita merdeka, kita tetap bersatu dalam NKRI dan kewajiban kita sebagai generasi muda sebagai generasi penerus untuk menjadikan Pancasila sebagai alat pemersatu sehingga kita semua bisa hidup nyaman di NKRI,” tegas Hadi. (luk)