Kenalkan Budaya Membaca sejak Dini, DPK Kaltim Layani Wisata Literasi TK dan PAUD

Kenalkan Budaya Membaca sejak Dini, DPK Kaltim Layani Wisata Literasi bagi TK dan PAUD
Siswa TK Negeri 10 Samarinda berkeliling mengenal layanan, dan koleksi buku. (Komparasinews)

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim membuka layanan wisata literasi bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Guna memperkenalkan budaya membaca dan minat baca sejak dini.

“Kami mengadakan wisata literasi untuk anak-anak sejak dini agar mereka mengenal budaya membaca dan perpustakaan,” kata Pustakawan DPK Kaltim, Mardevi Sofia Debora, Kamis (24/10/2024).

Dalam wisata literasi ini, anak-anak diajak berkeliling untuk dikenalkan layanan, koleksi buku, serta sarana dan prasarana perpustakaan.

“Khususnya untuk anak TK dan PAUD, wisata literasi difokuskan di lantai 1. Untuk siswa kelas 4 sampai kelas 6, wisata literasi mencakup lantai 1, 2, dan 3,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Samarinda Ingin Sulap DP2KB Jadi Guest House Syariah atau Klinik

Di lantai 1 terdapat Ruang Baca Anak yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti koleksi buku anak sebanyak satu juta eksemplar, buku digital, area bermain, perosotan, dan ruang menonton.

“Ruang Baca Anak ini didesain menarik agar anak-anak betah untuk berlama-lama di perpustakaan,” ucap Mardevi.

Sementara itu, Kepala TK Negeri 10 Samarinda, Sepri Miharna menyambut baik program wisata literasi ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya sekolah untuk meningkatkan minat baca anak dan mengurangi pengaruh gadget.

Baca Juga  Para Balap Sepeda Sumbang Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

“Kami mendukung penuh program ini. Semoga dengan sering berkunjung ke perpustakaan, anak-anak semakin termotivasi untuk membaca,” ungkap Septi.

Ada sebanyak 100 siswa TK Negeri 10 Samarinda berpartisipasi dalam wisata literasi. Mereka diajarkan cara membuat kartu anggota, tata tertib di perpustakaan, dan cara meminjam buku.

“Anak-anak sangat senang mengikuti kegiatan hari ini. Mereka antusias mengeksplorasi perpustakaan,” bebernya.

Mardevi juga berharap, program wisata literasi ini dapat menumbuhkan minat baca sejak dini dan membentuk generasi gemar membaca. (nta)