Longsor di Sungai Seluang, Akses Jalan Menuju Waduk Samboja Dialihkan Sementara

Longsor di Sungai Seluang, Akses Jalan Menuju Waduk Samboja Dialihkan Sementara
Tangkapan layar longsor akses jalan menuju Waduk Samboja di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Akses jalan menuju Waduk Samboja terpaksa dialihkan sementara. Hal ini menyusul terjadinya longsor di wilayah Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Ahad (14/12/2025) sore.

Plt Lurah Sungai Seluang Rahman Rusmana mengatakan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi longsor masih labil akibat hujan.

“Untuk sementara, warga yang hendak menuju Waduk Samboja kami arahkan menggunakan jalur alternatif melalui Kelurahan Wonotirto. Jalur tersebut masih aman dilalui,” ujar Rahman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (16/12/2025).

Dia menjelaskan, jalur alternatif tersebut dapat diakses melalui Kelurahan Wonotirto menuju Desa Karya Jaya, kemudian melalui Simpang Waduk Kampung yang tembus langsung ke Waduk Samboja. Jalur tersebut telah beraspal dan sebagian disemenisasi sehingga masih layak digunakan oleh kendaraan.

Baca Juga  Latihan Perdana, Patrick Kluivert Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Terkait status lahan di sekitar lokasi longsor, Rahman menyebut sisi kanan jalan menuju Waduk Samboja merupakan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto. Sementara itu, sisi kiri jalan merupakan lahan milik warga dan tidak termasuk kawasan Tahura.

Rahman memastikan, kejadian longsor tidak berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat maupun permukiman warga. Lokasi longsor berada di area kebun dan tidak mengancam rumah penduduk.

“Tidak ada rumah yang terdampak, hanya kebun warga. Aktivitas masyarakat tetap berjalan karena masih tersedia akses alternatif,” jelasnya.

Baca Juga  SMSI Kaltim Rayakan HUT Ke-7, Ratusan Perusahaan Media Telah Bergabung

Pemerintah kelurahan telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai laporan awal. Meski demikian, penanganan utama longsor menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kaltim disebut telah meninjau lokasi dan merencanakan langkah penanganan lanjutan dalam waktu dekat.

“Respons dari pihak provinsi cukup baik. Kami di kelurahan membantu dengan mengoordinasikan masyarakat serta pemilik lahan agar proses penanganan dapat berjalan lancar,” kata Rahman.

Pemerintah Kelurahan Sungai Seluang mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi kawasan perbukitan dan jalur rawan longsor, terutama pada kondisi cuaca hujan.

Baca Juga  Jadi Pembicara Rakornas, Asisten I Setdakab Kukar Paparkan Tata Kelola Kearsipan

“Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati demi keselamatan bersama,” tutup Rahman. (fjr)