KUKAR IDAMAN SEP 26

Pemkot Balikpapan Ambil Langkah Tegas Terhadap Pelaku Beras Oplosan

Foto : Beras oplosan yang beredar dan telah diamankan oleh Polda Kaltim. (Ist)

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengeluarkan peringatan keras kepada produsen, agen, dan distributor beras agar tidak bermain curang. Praktik seperti mengurangi kualitas atau kuantitas, mengoplos, hingga menahan pasokan, akan langsung ditindak tegas.

“Pemkot Balikpapan tak akan memberi toleransi terhadap distributor nakal yang menyebabkan keresahan masyarakat,” tegas Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, Selasa (29/7/2025).

Ia menyebutkan, Dinas Perdagangan telah diterjunkan ke lapangan untuk memantau langsung kondisi di sejumlah distributor dan supermarket, guna memastikan tidak ada pelanggaran terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga  Pasar Murah dan Operasi Pasar PPU Bakal Digelar di Sembilan Titik

Langkah ini menyusul kekhawatiran masyarakat terkait isu beras oplosan yang sempat mencuat. Untuk itu, Pemkot bersama instansi terkait, termasuk kepolisian dan Bulog, langsung bergerak cepat.

“Kemarin dari Polda Kaltim juga sudah turun. Kalau ada indikasi beras oplosan, pasti ditindak sesuai hukum,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, pihaknya akan terus memantau distribusi beras di lapangan dan tidak segan memberi sanksi jika ditemukan penimbunan yang memicu lonjakan harga.

Baca Juga  Amankan Ibadah Imlek 2022, Polresta Samarinda Pantau Tiga Titik Perayaan

“Kita juga koordinasi dengan Bulog soal stok beras agar pasokan tetap aman,” ucapnya.

Pemkot Balikpapan turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli beras dari toko resmi. Pengawasan ketat dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan menjamin kualitas beras yang beredar.

Di sisi lain, kelangkaan pasokan dari Sulawesi selama dua bulan terakhir membuat banyak pedagang beralih ke stok beras dari Jawa. Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga di pasar lokal secara signifikan. (Zu)