Warga dan Kader Demokrat Gotong Royong Bersihkan Mushola di Sebulu

Foto bersama kader Demokrat Kutai Kartanegara dan warga usai membersihkan mushola Miftahul Khair di Desa Selerong, Kecamatan Sebulu. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah warga bersama kader dan pengurus DPC Partai Demokrat Kutai Kartanegara bergotong royong membersihkan Mushola Miftahul Khair di Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Mereka membersihkan bagian dalam dan sekitar mushola hingga melakukan pengecatan pada sejumlah bagian bangunan.

Ketua Panitia Arpani mengatakan, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya rumah ibadah.

Baca Juga  17 Tahun Mangkrak, Komisi II DPRD Kukar Tagih Pemkab Selesaikan Jembatan Pela

“Kebersihan adalah bagian dari iman, dan gotong royong merupakan budaya yang harus terus kita hidupkan,” ujar Arpani.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya melibatkan pengurus dan kader Partai Demokrat, tetapi juga masyarakat setempat. Keterlibatan warga membuat proses pembersihan berlangsung secara bersama-sama.

Selain membersihkan lingkungan mushola, peserta juga melakukan pengecatan untuk memperbaiki tampilan bangunan sehingga lebih nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Arpani mengatakan kegiatan serupa diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Edi-Rendi Tampilkan Kehangatan di Momen Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah

“Antusiasme masyarakat Desa Selerong sangat baik. Ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan bisa dilakukan melalui aksi bersama,” katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program sosial DPC Partai Demokrat Kukar yang menyasar lingkungan masyarakat.

Namun, pelaksana kegiatan menekankan pentingnya keterlibatan warga agar upaya menjaga kebersihan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong semata.

Dengan kondisi mushola yang lebih bersih dan tertata, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkannya sebagai tempat ibadah sekaligus ruang untuk mempererat kebersamaan warga. (fjr)

Baca Juga  Diskominfo Kukar Siap Ciptakan ASN Berkompeten dalam Menyambut IKN