Atasi Sampah, PPU Siapkan TPST Modern Berkapasitas 100 Ton/Hari

Foto : Bupati PPU, Mudyat Noor. (Istimewa)

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mengakselerasi transformasi pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) modern.

Proyek strategis ini ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027 dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah di wilayah yang dikenal sebagai Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati PPU Mudyat Noor mengungkapkan, pembangunan TPST tersebut akan didukung penuh oleh pemerintah pusat dengan estimasi anggaran mencapai Rp117 miliar.

“TPST ini direncanakan mulai dibangun tahun 2027 dengan dukungan anggaran pusat sekitar Rp117 miliar,” sebutnya.

Baca Juga  Operasi Zebra Mahakam 2023 Sasar Delapan Pelanggaran Prioritas

Saat ini, proses awal telah berjalan dan Pemkab PPU masih menunggu kepastian lanjutan dari pemerintah pusat yang dijadwalkan pada akhir tahun ini.

Berbeda dengan tempat pembuangan akhir (TPA) konvensional, TPST yang akan dibangun mengusung teknologi modern yang mampu mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti Refuse Derived Material (RDM).

Mudyat menjelaskan, konsep tersebut mengacu pada fasilitas serupa di IKN, namun dengan kapasitas yang lebih besar.

Baca Juga  Bupati Paser Laksanakan Salat Idul Adha Bersama Masyarakat, Jadi Momentum Kerukunan

“Di IKN kapasitasnya sekitar 70 ton per hari, sementara kita rencanakan hingga 100 ton per hari. Ini sebagai langkah antisipasi pertumbuhan wilayah dalam lima hingga 10 tahun ke depan,” jelasnya.

Pembangunan TPST dinilai mendesak mengingat kondisi TPA saat ini menerima sekitar 50 ton sampah per hari. Tanpa inovasi pengelolaan, daya tampung TPA diperkirakan hanya mampu bertahan satu hingga satu setengah tahun ke depan.

“Jika tidak segera diantisipasi dengan TPST, lahan pembuangan kita akan cepat penuh,” tegas Mudyat. (zu)