KUKAR IDAMAN SEP 26

Membanggakan! Paser Terbaik 3 Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Sekda Katsul menerima penghargaan dari Mendagri Tito. (prokopim)

BALIKPAPAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser berhasil meraih penghargaan Terbaik 3 Tingkat Kabupaten dalam Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan.

​Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Paser Katsul Wijaya di Platinum Hotel and Convention Hall, Balikpapan, Kaltim, Kamis (3/9/2026).

“Alhamdulillah, pada batch kedua penilaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Paser mendapatkan penghargaan terkait penilaian pengelolaan persampahan dan lingkungan asri,” kata Katsul.

Baca Juga  DPRD Kukar Fasilitasi Permintaan Pembangunan Jalan Warga Desa Purwajaya dengan Perusahaan

“Kita berada di urutan ketiga dan tentu ini menjadi motivasi serta semangat bagi pemerintah daerah, seluruh stakeholder, dan masyarakat di Kabupaten Paser untuk terus mengelola sampah dengan baik serta menjaga keasrian lingkungan,” urainya.

​Katsul menambahkan harapan agar penghargaan ini memicu partisipasi aktif masyarakat yang lebih luas. Khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Oleh karena itu, Pemerintah Daerah tentu terus mengharapkan dengan adanya penghargaan ini, kegiatan-kegiatan pengelolaan persampahan dan menjaga lingkungan yang asri dapat terus konsisten dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga  Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Berau Tangkap Enam Pelaku

​Menurut Katsul, pencapaian ini mempertegas komitmen Kabupaten Paser untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi lingkungan yang berkelanjutan. Demi kesejahteraan masyarakat Paser ke depan.

Adapun​Kategori penilaian ini mengukur komitmen serta kinerja nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan menciptakan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan. Proses evaluasi mencakup efektivitas pengelolaan sampah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, hingga dampak positif program bagi masyarakat. Adanya inovasi daerah yang kreatif dan kolaboratif turut menjadi nilai tambah dalam penilaian ini. (xl)