Beri Pesan Kepada Mahasiswa Baru Unikarta Tahun 2026, Bupati Kukar Bilang Begini

Beri Pesan Kepada Mahasiswa Baru Unikarta Tahun 2026, Bupati Kukar Bilang Begini
Bupati Kukar saat menyampaikan materi di hadapan ratusan mahasiswa baru Unikarta tahun 2026. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meminta mahasiswa baru Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) tidak hanya mengejar nilai akademik selama menjalani pendidikan. Menurutnya, kehidupan kampus juga menjadi ruang untuk membangun kemampuan kepemimpinan, empati dan kepedulian sosial melalui organisasi kemahasiswaan.

Pesan itu disampaikan Aulia saat mengisi hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta 2026, Rabu (26/8/2026). Tahun ini, 440 mahasiswa baru tercatat mendaftar di Unikarta.

Aulia menyebut para mahasiswa baru sebagai generasi yang kelak akan mengambil alih peran dalam pembangunan Kukar.

“Teman-teman mahasiswa baru ini merupakan salah satu generasi penerus Kutai Kartanegara. Mereka merupakan matahari terbitnya Kutai Kartanegara,” kata Aulia.

Dia menggambarkan generasi yang saat ini menjalankan pemerintahan sebagai matahari yang mulai menuju terbenam. Sementara mahasiswa baru merupakan generasi yang sedang terbit dan akan mencapai puncaknya.

Baca Juga  Diskusi Publik di Tenggarong Gaungkan Keteladanan Sultan AM Idris pada Generasi Muda

“Kalau kita ini kan sudah matahari puncak yang akan menjadi matahari tenggelam. Kalau mereka ini bagaikan sebuah matahari terbit yang akan menuju puncaknya,” ujarnya.

Karena itu, Aulia mengingatkan mahasiswa memiliki tiga tanggung jawab selama menempuh pendidikan, yakni kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dia kemudian mendorong mahasiswa tidak membatasi pengalaman mereka hanya di ruang kelas.

Aulia membagikan pengalamannya ketika menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Di tengah pendidikan, ia juga aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Pengalaman tersebut, menurut dia, menjadi bagian dari proses yang membentuk kemampuan di luar akademik.

“Ada pesan-pesan kami terhadap tiga tanggung jawab itu tadi. Salah satunya bisa diselesaikan dengan mengikuti, bukan hanya mengikuti kegiatan akademik formal saja, akan tetapi juga mengikuti organisasi kemahasiswaan selama mereka menjadi mahasiswa,” jelasnya.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Sabet Penghargaan Implementasi RB Tematik Terbaik 2023

Menurut Aulia, organisasi dapat menjadi tempat mahasiswa mengasah kemampuan yang tidak selalu diperoleh melalui perkuliahan.

“Nah, ini tentunya bisa ditempuh, dipupuk, dan dibina melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan,” katanya.

Di sisi lain, Aulia memastikan persoalan biaya tidak seharusnya menjadi alasan mahasiswa Kukar berhenti kuliah.

Pemkab Kukar menyiapkan Beasiswa Kukar Idaman Terbaik yang menjadi salah satu dari 17 program dedikasi pemerintah daerah. Selain itu, mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai program beasiswa lainnya.

“Kami menginginkan bahwa melalui beasiswa ini, minimal uang kuliah tahunan dari para mahasiswa itu sudah bisa ter-handle melalui beasiswa ini,” ujarnya.

Aulia juga menyebut sejumlah pilihan lain, seperti Beasiswa Gratis Pol, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga beasiswa yang disediakan perusahaan.

“Kita berharap mereka nanti bisa mendaftarkan diri, dan sekarang sangat banyak sekali beasiswa,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting

Aulia kemudian memberikan tantangan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikarta untuk ikut memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

“Jadi, ini juga saya kasih challenge (tantangan) terhadap teman-teman yang ada di Badan Eksekutif Mahasiswa Unikarta, untuk memastikan bahwa seluruh anak Unikarta ini bisa kuliah dengan baik, bisa terbiayai dengan baik selama mereka kuliah dengan benar,” tuturnya. (fjr)