SAMARINDA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-8 Kalimantan Timur di Kabupaten Paser tinggal beberapa bulan lagi. Namun dikutip dari siaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, panitia masih ada kekurangan anggaran yang tidak sedikit.
Anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga belum pasti sehingga panitia dituntut kreatif mencari dari pihak lain. Ketua Bidang Dana dan Usaha PB Poprov Nur Asni menyampaikan akan mengupayakan untuk melibatkan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan untuk menutupi kekurangan itu.
“Kekurangan dana cukup besar, jadi kita harus kerja ekstra menghubungi perusahaan agar mau membantu,” kata Nur Asni yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Paser.
Dia menyebut angka, yang jika disetarakan dengan istilah media sosial sekarang, di atas 4 digit. Terkait dengan alokasi anggaran dari Pemprov Kaltim, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang diwakili Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Rasman Rading menyebut terdapat kekeliruan administrasi saat mengusulkan dana hibah untuk pelaksanaan Porprov. Sehingga pihaknya menempuh cara lain untuk mendapatkan dana itu.
“Kami ubah perencanaan dan kini diusulkan di anggaran perubahan (P-APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2026). Dan konsekuensinya kalaupun disetujui, akan lambat keluar (bisa jadi bersamaan dengan pelaksanaan Porprov yaitu 14-27 November 2026),” terang Rasman yang hadir di Rapat Persiapan Porprov 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat KONI Kaltim pada Senin (4/5/2026). (xl)












