KA Argo Bromo Tabrak KRL, Lima Penumpang Meninggal dan Puluhan Luka-Luka

KA Argo Bromo Tabrak KRL, Lima Penumpang Meninggal dan Puluhan Luka-Luka
KA Argo Bromo tabrak KRL, lima penumpang meninggal dan puluhan luka-luka. (istimewa)

BEKASI – Kecelakaan kereta api (KA) yang memilukan kembali terjadi, Senin (27/4/2026). KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Berdasarkan informasi di lapangan, saat singgah di stasiun, KRL belum melanjutkan perjalanan lantaran terdapat mobil taksi yang mogok di perlintasan. Saat itulah KA Argo Bromo yang mengira KRL telah berjalan menubruk dari belakang.

Akibat tubrukan itu, dua gerbong paling belakang KRL ringsek dan keluar dari jalur. Diketahui gerbong paling belakang adalah gerbong khusus wanita.

Baca Juga  Tantangan Berat STY Hadapi Jepang

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba menyampaikan, 38 orang penumpang KRL telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat, dan 4 orang dilaporkan meninggal dunia.

“Tadi sudah ada 38 orang yang dievakuasi, 4 meninggal dunia,” ujar Anne kepada media di lokasi.

Dia juga memastikan bahwa seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang, dinyatakan selamat.

Baca Juga  Lurah Maluhu Sebut Pemkab Kukar Bakal Segera Realisasikan Kantor Baru

“240 Orang penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat,” jelasnya.

Akibat insiden ini seluruh perjalanan kereta api dari Jakarta di stop untuk sementara.

“Semua perjalanan KA dari Jakarta disetop untuk fokus evakuasi,” tandas Anne.

Berdasarkan informasi terbaru, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi lima orang. Sementara saat berita ini diturunkan, tiga penumpang masih terjebak di dalam gerbong. (xl)