CARACAS – Sebanyak lima ribu lebih melayang dalam bencana gempa bumi dahssyat di Venezuela pada akhir Juni silam. Hingga Jumat (17/7/2026), jumlah korban meninggal dunia mencapai 5.069 orang.
Melalui unggahan di platform media sosial X, Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez menyampaikan sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka akibat dua gempa kuat yang melanda negara tersebut. Pemerintah telah memberikan bantuan kepada 128.324 keluarga yang terdampak gempa.
Selain itu, sebanyak 106 kamp penampungan sementara telah didirikan untuk menampung 21.235 warga yang kehilangan tempat tinggal. Meski demikian, masih terdapat 17.907 orang yang hingga kini belum memiliki hunian permanen.
Data pemerintah menunjukkan gempa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 856 bangunan. Dari jumlah tersebut, 190 bangunan dilaporkan runtuh akibat kuatnya guncangan.
Pemerintah Venezuela masih terus melakukan proses evakuasi, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta pendataan terhadap dampak kerusakan di berbagai wilayah terdampak.
Gempa bumi kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu.
Dua gempa besar yang terjadi dalam waktu berdekatan itu menyebabkan kerusakan luas di sejumlah wilayah dan menjadi salah satu bencana alam paling mematikan yang dialami negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. (xl)












