BERAU – Seorang nelayan berinisial AM (57), warga RT 03 Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, terluka setelah diserang buaya saat membersihkan perahunya di tepian sungai, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Korban mengalami luka robek pada paha kanan akibat gigitan buaya yang tiba-tiba muncul dari dalam air saat ia menggosok bagian luar perahu yang bersandar di pinggir sungai.
Teriakan korban didengar warga sekitar yang kemudian bergegas memberikan pertolongan. Setelah berhasil melepaskan gigitan buaya, warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Lempake, Kecamatan Talisayan, untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban saat itu sedang melakukan aktivitas rutin membersihkan perahu di tepian sungai.
“Peristiwa terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu korban sedang membersihkan atau menggosok kapalnya yang berada di pinggir sungai. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menggigit kaki korban,” ujar Suradi, Minggu (19/7/2026).
Ia mengatakan warga yang mendengar teriakan korban langsung datang membantu hingga korban berhasil dievakuasi.
“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lempake untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka robek pada paha kanan,” katanya.
Usai menerima laporan, Polres Berau berkoordinasi dengan Polsek Talisayan untuk menangani kejadian tersebut sekaligus mendata insiden serangan satwa liar di wilayah itu.
Polres Berau juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di sepanjang sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta menghindari beraktivitas seorang diri di tepian sungai, terutama saat membersihkan perahu atau mencari ikan, serta segera menjauh jika melihat tanda-tanda keberadaan buaya. (zu)












