SAMARINDA – Pencegahan dan pemeriksaan HIV terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Samarinda terus dilakukan.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda Theo Adrianus mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta memberikan informasi yang tepat tentang pencegahan, penularan, dan penanganan HIV/AIDS kepada WBP, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan yang rentan terhadap penularan penyakit ini.
“Kegiatan ini juga bertujuan mendukung kesehatan dan kesejahteraan WBP,” ujarnya, Jumat (22/11/2024).
Dalam penyuluhan tersebut, WBP diberikan informasi seputar HIV, cara penularannya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari infeksi.
“Pentingnya pemeriksaan HIV secara rutin dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan secara keseluruhan. WBP juga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai isu-isu yang berkaitan dengan HIV dan mendapatkan penjelasan yang mudah dipahami yang diberikan oleh dokter Lapas,” ucapnya.
Usai dilakukan penyuluhan, dilanjutkan dengan kegiatan pemeriksaan HIV bagi WBP yang bersedia. Pemeriksaan dilakukan dengan metode yang aman dan cepat, dimana hasilnya dapat diketahui dalam waktu singkat.
“Kegiatan ini mendapat respon positif dari WBP yang hadir, karena mereka merasa lebih paham tentang pentingnya menjaga kesehatan, serta memahami lebih jauh tentang bagaimana cara mencegah penularan HIV,” beber Theo.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan HIV di Lapas Narkotika Samarinda berjalan dengan lancar dan sukses, serta tidak ditemukan WBP yang terjangkit HIV (negatif).
“Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan warga binaan, serta untuk mencegah penularan HIV di lingkungan lapas,” tandasnya. (nta)












