SAMARINDA – Borneo FC memenengkan laga melawan Rans Nusantara FC dengan skor 3-0. Kemenangan ini memastikan Pesut Etam lolos ke perempat final Piala Presiden sebagai juara grup.
Pelatih Borneo FC Milomir Seslija berencana akan mengistirahatkan seluru permain sebelum menghadapi PSM Makassar pada 3 Juli mendatang di perempat final
“Kami mempunyai jadwal yang sangat padat. terlebih kepada grup yang mempuyai lima tim. Kami mempunyai empat laga. Di grup tim lain mempunyai tiga laga,” terang Milo, sapaan karibnya dalam konferensi pers.
Menurutnya menjadi tantangan tersendiri untuk melakukan persiapan. Tantangan mereka, kata Milo, lebih besar berada di semifinal dibandingan dengan tim lain.
“Kami akan beristirahat terlebih dahulu karena terlalu banyak laga, terlalu banyak tekanan. Kami akan kembali setelah beristirahat dan melakukan persiapan menghadapi PSM,” jelasnya.
Hal itu dilakukan Milo untuk menjaga kondisi pemainnya menuju perempat final. Sebab kondisi dua pemainnya saat ini Jonathan Bustos dan Diego Michiels mengalami cedera.
“Meraka saat ini sedang mengalami cedera otot dan mereka saat ini telah menjalani pemulihan. Karena kami masuk ke perempat final, kami memberikan mereka waktu istirahat untuk melihat problem mereka dan semoga mereka bisa siap bermain,” sebutnya.
Menghadapi PSM Makassar di perempat final, Milo menyebut pihaknya akan menyusun taktik sesudah pemain mendapatkan istirahat cukup.
“Saya menilai mereka tim yang berbeda. Mereka mempunyai banyak pemain bagus dan berkualitas. Mereka tim yang sangat berbahaya dan disiplin serta telah menunjukkan betapa menekannya mereka,” paparnya.
“Kami akan istirahat sejenak setelah itu akan mulai menyusun taktik untuk menghadapi mereka. Ini akan menjadi laga yang sangat sangat berat dan harus bisa mengorganisasinya,” sambung Milo.
Meski berat, Milo mengaku mampu mengalahkan PSM Makassar terlebih mendapatkan dukungan dari para suporter Pusamania.
“Tapi seperti yang biasa saya katakan, kami tidak takut dengan semua orang jika seisi stadion penuh. Kami bekerja bersama dan kami tidak takut dengan semua orang,” pungkasnya. (nta)












