Pengadaan Sapi Ditambah, Distanak Kukar Anggarkan Rp4,2 Miliar

Pengadaan Sapi Ditambah, Distanak Kukar Anggarkan Rp4,2 Miliar
Hewan ternak sapi di Kukar. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) mengalokasikan anggaran senilai Rp4,2 miliar. Untuk mendatangkan 363 ekor sapi.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar Aji Gazali Rahman mengatakan, hal ini sebagai upaya menambah populasi sapi di Kukar yang baru mencapai 30 ribu ekor.

Jumlah itu bisa berkurang karena Kukar sempat menghentikan pengadaan sapi dari luar. Akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah di Jawa.

Baca Juga  Hari Pertama POPDA Kaltim 2025, Renang Kukar Borong 4 Emas

“Bisa menyusut karena dilarang mendatangkan sapi dari luar karena PMK, bisa sekira 27 ribu ekor saja lagi,” beber Gazali.

Menurutnya, mendatangkan ternak sapi dari luar Kukar juga sebagai upaya perbaikan genetik sapi. Karena kebanyakan sapi di Kukar sudah mengalami inbreeding atau perkawinan kerabat yang berakibat pada menurunnya kualitas anakan sapi.

Faktor lainnya, Kukar harus terus mendatangkan sapi dari luar. Karena masih perlu tambahan 40 ribu ekor agar mencapai swasembada daging.

Berdasarkan data, dalam setahun Kalimantan Timur (Kaltim) memotong sekitar 60-70 ribu ekor sapi untuk kebutuhan pasar. Jika di Kukar dalam setahun perlu 3.600 ekor dengan asumsi 10 ekor per hari. Sedangkan sapi dalam Kukar hanya mampu mengalokasikan sebanyak 1.080 ekor sapi saja.

Baca Juga  Lesgislator Samarinda Soroti Gencarnya Penertiban Algaka

Untuk menutup kekurangan itu, pihaknya mendatangkan sapi dari luar daerah terutama Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Kualitas sapi dari daerah ini dinilai baik dan menjadi rujukan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Makanya satu bulan saja kapal yang mengangkut sapi tersendat, habis sapi kita di dalam,” pungkasnya. (zu)