Ragam  

Perkiraan Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan dan Tanda-tandanya

Foto : Ilustrasi suasana malam Lailatul Qadar. (Istimewa)

BALIKPAPAN – Ramadan selalu menghadirkan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah satu yang paling dinantikan adalah malam Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang diyakini memiliki keutamaan luar biasa.

Dalam ajaran Islam, malam Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Artinya, amal ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki pahala yang sangat besar, bahkan setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.

Merangkum laman Baznas, Selasa (10/3/2026), malam ini juga diyakini sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Keutamaan malam Lailatul Qadar dijelaskan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan…”

Baca Juga  KNPI Kukar Tegaskan Komitmen Hidupkan Kegiatan Pemuda Meski Tanpa Pembiayaan Pemerintah

Ayat tersebut menegaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia. Pada malam itu, malaikat turun ke bumi membawa berbagai ketetapan Allah hingga terbit fajar.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam tersebut.

Perkiraan Malam Lailatul Qadar 2026

Rasulullah SAW tidak pernah menyebutkan secara pasti kapan malam Lailatul Qadar terjadi.

Namun dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa malam tersebut dicari pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Jika merujuk pada hasil sidang isbat Kementerian Agama yang menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026, maka malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi malam Lailatul Qadar adalah:

Malam ke-21: Selasa malam, 10 Maret 2026

Malam ke-23: Kamis malam, 12 Maret 2026

Baca Juga  Bisa Buat "Healing", Rumah Apung Desa Siran Jadi Ekowisata Baru di Kaltim

Malam ke-25: Sabtu malam, 14 Maret 2026

Malam ke-27: Senin malam, 16 Maret 2026

Malam ke-29: Rabu malam, 18 Maret 2026

Pada malam-malam tersebut umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa.

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW juga menjelaskan beberapa tanda datangnya malam Lailatul Qadar.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa matahari pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar terbit tanpa sinar yang menyilaukan.

Selain itu, sejumlah ulama juga menyebut beberapa tanda lain yang sering dikaitkan dengan malam tersebut, di antaranya

  1. Suasana malam terasa tenang dan damai
  2. Udara terasa sejuk dan menenangkan
  3. Malam terasa lebih terang
  4. Sebagian orang merasakan ketenangan spiritual yang mendalam
  5. Matahari terbit dengan cahaya lembut dan tidak menyilaukan

Namun para ulama menegaskan bahwa tanda-tanda tersebut tidak selalu dirasakan oleh semua orang.

Baca Juga  TRC PPA Kaltim Minta Seluruh Aktivitas Ponpes Ibadurrahman Dihentikan Permanen

Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadan

Karena waktu pasti malam Lailatul Qadar tidak diketahui, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Salat malam atau qiyamul lail
  • Membaca Al-Qur’an
  • Memperbanyak zikir dan doa
  • Bersedekah dan melakukan amal kebaikan

Dengan memperbanyak ibadah pada malam-malam tersebut, umat Islam diharapkan tidak melewatkan kesempatan meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. (*/zu)