JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (ADP), akan diselidiki secara mendalam. Pernyataan ini merespons desakan dari anggota DPR RI yang meminta pengusutan tuntas atas kematian ADP.
“Diminta atau tidak diminta, Polri akan melakukan penyelidikan mendalam,” ujar Kapolri di Jakarta, Jumat (11/7).
Proses penyelidikan kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Kapolri memastikan, jika bukti-bukti telah cukup, ia akan menginstruksikan jajarannya untuk bergerak maksimal demi mengungkap kasus yang menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto menyatakan bahwa pihaknya akan bergerak cepat. Bukti-bukti seperti rekaman CCTV, hasil autopsi, dan data digital dari laptop serta ponsel korban tengah dianalisis oleh tim forensik.
Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandi, mengungkapkan bahwa ADP ditemukan tewas di kamar indekosnya pada 8 Juli, dengan kondisi kepala terlilit lakban. Jenazah ditemukan oleh penjaga indekos dan telah diautopsi di RSCM untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. (Zu)
slot resmi











