PASER – Polres Paser secara mendadak menggelar tes urine terhadap puluhan personelnya usai apel pagi, Senin (6/2/2023). Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta mengatakan, tes urine dilakukan secara acak guna memastikan mereka bebas narkoba.
“Ada 27 personel ditunjuk secara acak untuk melaksanakan pemeriksaan urine,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, para anggota yang diperiksa berpangkat perwira dan bintara dari perwakilan masing-masing satuan. Pemeriksaan urine dilakukan di depan ruang seksi Propam Polres Paser.
“Pelaksanaan tes urine ini untuk menindaklanjuti program Kapolri dalam bidang pengawasan personel Polri,” jelas Budiyarta.
Pemeriksaan narkoba melalui tes urine ini untuk mendeteksi apakah ada obat-obatan terlarang dalam tubuh personel Polres Paser. Sebagai upaya menekan atau meminimalisasi pelanggaran yang dilakukan personel Polri maupun PNS Polri.
“Baik itu pelanggaran disiplin, kode etik profesi polri maupun pidana. Kegiatan tes urine mendadak ini, akan terus dilakukan tanpa ditentukan waktunya,” tegasnya.
Budiyarta memaparkan, bila dalam tes ini didapati penyalahgunaan narkoba, maka bakal diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Tidak ada ampun bagi anggota yang terlibat narkoba apapun perannya. Selain diproses melalui peradilan umum, sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) segera menanti,” sebutnya seraya membeberkan hasil pemeriksaan tes urine ini semuanya negatif narkoba. (xl)












