SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital telah mengubah wajah dunia kerja. Kata dia, perusahaan kini tidak hanya menilai ijazah, tetapi juga kemampuan beradaptasi, kreativitas, penguasaan teknologi, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Karena itu sistem pendidikan harus terus bertransformasi agar mampu melahirkan generasi yang berpikir kritis, inovatif, mampu memecahkan masalah, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ucapnya saat membuka Mahakam Job Fair 2026, Kamis (23/7/2026).
Didukung pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda yang mencapai 6,22 persen, Andi Harun optimistis peluang kerja akan terus meningkat. Namun peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh SDM yang terus mengembangkan kualitas dan daya saingnya.
Menutup sambutannya, dia mengajak generasi muda untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta memperkuat kemampuan berbahasa asing agar mampu bersaing di tingkat global.
“Jangan berhenti meningkatkan kompetensi. Kuasai AI, miliki minimal satu keterampilan khusus, dan tingkatkan kemampuan bahasa asing. Itulah bekal untuk memanfaatkan setiap peluang di dunia kerja,” pesan Andi Harun.
Melalui Mahakam Job Fair 2026, Pemkot Samarinda kembali menegaskan bahwa pembangunan manusia merupakan investasi terbesar bagi masa depan daerah. Dengan pelayanan publik yang semakin inovatif, sistem rekrutmen yang transparan, dan SDM yang kompeten, Samarinda terus bergerak menuju kota yang maju, adaptif, dan berdaya saing. (xl)












