Tahan Imbang Uruguay 2-2, Tanjung Verde Buktikan Kelasnya di Piala Dunia 2026

Tahan Imbang Uruguay 2-2, Tanjung Verde Buktikan Kelasnya di Piala Dunia 2026
Pemain Tanjung Verde, Valera melakukan selebrasi seusai mencetak gol penyama kedudukan melawan Uruguay. (FIFA)

MIAMI – Negara kecil Tanjung Verde kembali mencatatkan hasil imbang sensasional melawan juara Piala Dunia FIFA. Setelah sebelumnya menahan imbang Spanyol tanpa gol, tim asuhan Bubista kali ini bangkit dari ketertinggalan di babak pertama untuk memaksakan hasil imbang kontra Uruguay di Miami Stadium.

Tendangan bebas Kevin Pina dan gol oportunis Helio Varela membawa Tanjung Verde meraih hasil imbang mengejutkan 2-2 melawan Uruguay di Piala Dunia FIFA 2026.

Tanjung Verde secara mengejutkan unggul terlebih dahulu ketika pelanggaran terhadap Telmo Arcanjo membuahkan tendangan bebas. Dari jarak 34 yard, Kevin Pina melepaskan tembakan keras yang melewati celah pagar hidup lawan dan bersarang rendah di sudut gawang pada menit 21.

Baca Juga  Dispora Kukar Harap Atlet Daerah Dapat Slot Khusus di Baku Hantam Championship 2025

Kendati demikian, Uruguay mampu membalikkan kedudukan lewat dua gol cepat sebelum turun minum. Maxi Araujo menjatuhkan badan untuk menyundul bola masuk setelah sundulan Rodrigo Bentancur membentur tiang gawang di menit 44. Gawang kiper gaek Vozinha pun akhirnya kebobolan untuk kali pertama.

Tak lama berselang di injury time, Agustin Canobbio mengontrol umpan sundulan Araujo untuk kembali menaklukkan Vozinha. Skor 2-1 untuk keunggulan sementara Uruguay di babak pertama.

Pasukan Bubista kemudian mendapat ‘hadiah’ gol penyeimbang ketika Varela memanfaatkan kesalahpahaman di lini pertahanan lawan dan menceploskan bola ke gawang yang kosong di menit 61. Setelah itu, jalannya laga sepenuhnya dikuasai oleh Uruguay. 

Baca Juga  Tampilkan Seni dan Budaya, Program Kukar Kaya Festival Bakal Hadir Kembali di 2024

Namun, meski didukung langsung oleh sang legenda Luis Suarez dari tribun penonton, mereka gagal membongkar lini pertahanan Tanjung Verde yang dikomandoi secara luar biasa oleh Pico Lopes dan Sidny Lopes Cabral. Uruguay pun mesti rela ditahan imbang debutan Tanjung Verde.

Menariknya dalam laga kehadiran Fernando Muslera di tim Uruguay dan Vozinha di kubu Tanjung Verde memastikan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua penjaga gawang yang telah berusia 40 tahun atau lebih turun sebagai starter dalam satu pertandingan Piala Dunia. (xl)