Deteksi Dini HIV/AIDS, Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda Ikuti Mobile VCT

Deteksi dini cegah HIV/AIDS terhadap WBP Lapas Narkotika Samarinda. (Humas Lapas Narkotika)

SAMARINDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda melaksanakan deteksi dini pencegahan HIV/AIDS bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menggelar Mobile Voluntary Conseling and Testing (VCT). Mobile VCT ini dilakukan dengan menggandeng Puskesmas Samarinda Kota, Puskesmas Bengkuring, dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Samarinda.

“Kegiatan yang kami laksanakan hari ini merupakan deteksi dini kesehatan pada warga dengan Mobile VCT, dan bekerja sama dengan Puskesmas dan PKBI. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan warga binaan dan screening awal pencegahan penularan HIV/AIDS,” jelas Kepala Lapas Narkotika Samarinda Hidayat.

Baca Juga  Damayanti Prihatin Insiden Penganiayaan Santri Ponpes di Samarinda

Ada sebanyak 60 warga binaan yang mengikuti Mobile VCT. Pemeriksaan kesehatan yang digelar Klinik Pratama Lapas Narkotika Samarinda, bekerja sama puskesmas, PKBI, dan dikoordinasikan oleh Dokter Pintor Hotasi Sinaga, petugas kesehatan dan diikuti pula oleh kader kesehatan yang berasal dari warga binaan.

“Deteksi dini ini merupakan salah satu dari tiga kunci Pemasyarakatan Maju (Back to Basics) dengan aspek melakukan deteksi dini, berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba, serta senantiasa membangun sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya,” bebernya.

Baca Juga  Elnatan Pasambe Harap Tower Satuan Brimob Batalyon B Dukung Samarinda Kondusif

Sementara itu dr Pintor selaku koordinator kegiatan menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait yang bersedia membantu pelaksanaan deteksi dini ini. Seraya berharap semua warga binaan mengikuti dengan baik dan seksama.

“Semua peserta yang ikut ke kegiatan ini harus benar-benar memahami tindakan preventif penularan HIV/AIDS sehingga nantinya mampu mengatasi dan mengurangi resiko penularannya,” pungkas dr Pintor. (nta)