Dilakukan Swakelola, Dinas Ketahanan Pangan Kukar Seriusi Program Pasca Panen

Dilakukan Swakelola, Dinas Ketahanan Pangan Kukar Seriusi Program Pasca Panen
Plt Kepala DKP Kukar, Muhammad Wahly. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kukar tengah berkonsentrasi terhadap percepatan terhadap pasca panen padi. Hal ini Sesuai dengan amanat Bupati Kukar Edi Damansyah.

“Amanat Bupati, akan kita jalankan tahun ini juga,” ucap Plt Kepala DKP Kukar, Muhammad Wahly.

Wahly menjelaskan kegiatan percepatan program pasca panen tersebut yaitu pembuatan lumbung pangan, lantai jemur padi, hingga pengadaan Rice Miling Unit (RMU) atau penggiling padi yang sudah dilengkapi pengeringnya juga.

Baca Juga  Bebas Denda dan Bunga, Relaksasi PKB Kaltim Diperpanjang hingga 11 November

“Satu kegiatan biayanya mencapai Rp 1 Miliar, yang biayanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat,” bebernya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani. Lokasi kegiatan berada tiga kecamatan. Yaitu dua lokasi di kecamatan Sebulu, satu lokasi di Tenggarong Sebarang, dan Kecamatan Muara Badak.

Tidak mau ketinggalan, ada juga kegiatan seperti diatas, yang pembiayaannya berasal dari APBD Kukar, yang lokasinya ada di Kecamatan Loa Kulu.

Baca Juga  Pemkab Kukar Salurkan Bantuan WC dan Bedah Rumah di Desa Embalut

“Tepatnya ada di Desa Margahayu atau yang dikenal juga sebagai Jonggon A,” paparnya.

Wahly menambahkan, untuk kondisi cadangan pangan beras Kukar, cukup aman sampai 6 bulan kedepannya. Cadangan pangan berasal dari produksi beras Kukar dan tambahan beras luar Kukar, namun jumlahnya tidak banyak.

“Beras Kukar masih mendominasi cadangan beras Kukar. Walau, beras Kukar ada juga dilarikan ke daerah lain. Seperti beras Marang Kayu dijual ke Bontang, ” pungkasnya. (Zu)

Baca Juga  SMSI Apresiasi Komitmen Jajarannya Jaga Independensi dan Kedamaian Pemilu 2024