
SAMARINDA – Kontribusi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. DPRD Samarinda menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif, namun meminta perusahaan daerah itu tidak cepat berpuas diri.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyebut setoran Varia Niaga ke kas daerah terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2024, kontribusi perusahaan tercatat sekitar Rp400 juta, naik menjadi Rp500 juta pada 2025, dan hingga pertengahan 2026 telah mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
“Untuk pendapatan asli daerah sudah kelihatan. Tahun 2024 sekitar Rp400 juta, 2025 menjadi Rp500 juta, dan tahun ini sudah sekitar Rp2,5 miliar. Artinya sudah signifikan,” kata Iswandi, Jumat (17/7/2026).
Meski mengapresiasi tren tersebut, Iswandi menegaskan peningkatan kontribusi belum menjadi alasan bagi Varia Niaga untuk berpuas diri. Menurutnya, perusahaan daerah masih perlu memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas usaha, serta mencari peluang bisnis baru agar kontribusi terhadap PAD terus bertambah.
Ia menilai keberadaan perusahaan daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah. Semakin besar dividen dan kontribusi yang diberikan, semakin besar pula ruang fiskal yang dimiliki pemerintah untuk membiayai pembangunan.
“Tujuan akhirnya tentu meningkatkan PAD sehingga ruang fiskal pemerintah daerah juga semakin kuat,” ujarnya.
Komisi II DPRD berharap tren positif tersebut dapat dipertahankan melalui pengelolaan perusahaan yang lebih profesional dan inovatif sehingga Varia Niaga mampu menjadi salah satu penopang pendapatan daerah secara berkelanjutan. (adv/zu)












