Efektifkan Pelayanan Publik, Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Terpadu Digital

Efektifkan Pelayanan Publik, Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Terpadu Digital
Poster aplikasi terpadu digital. (ist)

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) mengembangkan aplikasi “Terpadu Digital Kutai Timur”. Aplikasi ini merupakan layanan berbasis digital yang mengintegrasikan berbagai layanan digital pemerintah daerah ke dalam satu ekosistem yang mudah diakses oleh masyarakat maupun perangkat daerah.

Kepala Diskominfo Staper Kutim Ronny Bonar menerangkan, aplikasi yang mengusung tagline “Menyapa Warga, Memudahkan Layanan” ini sudah bisa diunduh melalui platform PlayStore. Aplikasi ini diharapakan mampu menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan layanan publik, yang mengintegrasikan berbagai  aplikasi, data, informasi dari berbagai perangkat daerah dalam satu platform digital.

Baca Juga  Andi Harun Sebut Bakal Luncurkan Program Pengentasan Kawasan Kumuh

“Semua akan diarahkan dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” terangnya dikutip dari siaran resmi.

Nantinya, pengembangan platform yang menjadi bagian dari proyek perubahan (Proper) yang sedang pihaknya kerjakan, akan dibarengi penguatan infrastruktur digital. Peningkatan literasi digital aparatur dan masyarakat, pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai media peningkatan kompetensi ASN, serta penerapan tata kelola pemerintahan Digital (PEMDI) yang semakin matang.

Baca Juga  Wabup Kutim Tanggapi Raperda Pencegahan Dan Penanggulangan AIDS

Menurutnya, kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi faktor penting agar transformasi digital tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mampu menciptakan budaya kerja yang inovatif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Harapan kami, Terpadu Digital Kutai Timur menjadi fondasi menuju pemerintahan digital yang terintegrasi, mendukung kebijakan berbasis data, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendorong peningkatan nilai IMDI Kutai Timur pada tahun-tahun mendatang,” urai Ronny. (xl)