KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) meninggalkan ego sektoral dan memperkuat budaya kerja sama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh sosok individu, melainkan kekuatan tim.
Pesan itu disampaikan Aulia saat memimpin apel ASN dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Senin (27/7/2026).
“Kutai Kartanegara tidak membutuhkan superhero, tetapi super team untuk mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik 2025-2030,” kata Aulia.
Dalam amanatnya, Aulia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota PWRI yang memasuki usia ke-64. Dia menilai organisasi para purnabakti aparatur negara itu memiliki peran penting sebagai penjaga nilai-nilai birokrasi sekaligus sumber pengalaman bagi generasi ASN saat ini.
“Para Wredatama adalah penjaga memori institusi, sumber kebijaksanaan, teladan etika birokrasi, sekaligus penjaga nilai-nilai ASN yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Menurut Aulia, di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi pemerintahan, karakter aparatur tetap menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia mengajak ASN menjadikan pengalaman dan keteladanan para Wredatama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Aulia juga menilai tema HUT PWRI tahun ini, “Satu Tekad, Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama”, sejalan dengan tantangan birokrasi saat ini.
Menurutnya, tidak ada satu pun perangkat daerah yang mampu bekerja sendiri. Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
Aulia menegaskan, Kukar Idaman Terbaik bukan sekadar slogan, melainkan komitmen menghadirkan pemerintahan yang profesional, birokrasi yang bersih, pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan yang merata dan berdampak bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Aulia mengajak PWRI terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membimbing generasi ASN agar tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, gotong royong, dan semangat pengabdian.
“Mari kita jadikan semangat HUT ke-64 PWRI ini sebagai energi untuk memperkuat kolaborasi, membangun birokrasi yang melayani dengan hati, bekerja menghadirkan solusi,” tuturnya. (fjr)












