KUKAR IDAMAN SEP 26

Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak, Pemkab Kukar Minta Perusahaan Ikut Tanggung Jawab

Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak, Pemkab Kukar Minta Perusahaan Ikut Tanggung Jawab
Kondisi jalan poros sebelimbingan di Kecamatan Kota Bangun. (Dok. Facebook Warga)

KUTAI KARTANEGARA – Kerusakan berat di Jalan Poros Sebelimbingan yang menghubungkan Kecamatan Kota Bangun–Kenohan mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar rapat koordinasi darurat, Jumat (27/2/2026). Rapat berlangsung secara virtual dipimpin Asisten II Setkab Kukar Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ahyani Fadianur Diani.

Ahyani menegaskan, rakor ini digelar setelah keluhan warga terus meningkat, diperkuat temuan langsung Bupati dan Wakil Bupati saat Safari Ramadan di Tabang. Dia menekankan bahwa percepatan penanganan tidak bisa ditunda lagi.

“Jalan ini harus segera diperbaiki. Perusahaan yang memakai jalan dari Kota Bangun hingga Tabang juga harus ikut bertanggung jawab. Kita cari solusi terbaik untuk titik-titik paling parah, karena anggaran kita terbatas,” ujarnya.

Baca Juga  Karhutla di Sekitar Tol Balsam, 10 Hektare Semak Belukar Terbakar

Ahyani meminta Dinas Perhubungan segera mengeluarkan imbauan pembatasan tonase untuk mencegah kerusakan semakin parah. Di lapangan, jalur tersebut kerap dilalui kendaraan bermuatan berat, termasuk aktivitas transportasi perusahaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Wiyono memaparkan, pihaknya hanya dapat menyiapkan sekitar Rp10 miliar untuk memperbaiki tujuh titik prioritas sepanjang satu kilometer. Namun total panjang jalan rusak mencapai sekitar sembilan kilometer.

“Idealnya, butuh sekitar Rp100 miliar agar penanganannya bisa menyeluruh, bukan hanya tambal-sulam,” kata Wiyono.

Perwakilan Dinas PU Linda menambahkan bahwa sejumlah perusahaan perkebunan sawit diketahui menggunakan jalur tersebut dan selama ini hanya melakukan perawatan terbatas. Dia menekankan pentingnya pembatasan kendaraan berat serta kesiapsiagaan alat berat untuk perbaikan cepat saat terjadi kerusakan.

Baca Juga  Pemkab Kukar Beri Jaminan Ketenagakerjaan kepada Ribuan Pekerja Rentan

Sementara itu Camat Kota Bangun Abdul Karim mengapresiasi respons cepat Pemkab Kukar dan menyatakan Forkopimcam siap mengawal pembatasan kapasitas kendaraan.

“Kami akan koordinasi dengan Dishub untuk teknisnya, karena pembatasan ini sangat penting,” tegasnya.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setkab Kukar Hero Suprayetno, memastikan surat resmi yang meminta komitmen kontribusi perusahaan akan segera dikirimkan.

“Perusahaan harus memberikan kontribusi nyata. Bisa material, alat berat, atau bentuk dukungan lain,” ujarnya.

Perwakilan perusahaan yang hadir rata-rata menyatakan siap berpartisipasi seperti tahun sebelumnya, sambil menunggu surat resmi dari Pemkab Kukar untuk dibahas dengan manajemen masing-masing.

Baca Juga  Tahun Ini Pemkot Samarinda Bangun Pasar Khusus untuk Warga Dayak Berjualan

Rakor ini menghadirkan OPD terkait, camat dari wilayah terdampak, perwakilan Forkopimcam, Forum TJSL Kukar, dan perusahaan-perusahaan pengguna jalan. Pemkab Kukar menegaskan percepatan perbaikan Jalan Poros Sebelimbingan merupakan kebutuhan mendesak untuk keselamatan dan kenyamanan warga. (fjr)