KUTAI KARTANEGARA – Pleno perolehan suara di tingkat kabupaten pada Ahad (27/4/2025) menghasilkan Pasangan Calon (Paslon) No Urut 01 Aulia-Rendi sebagai peraih suara tertinggi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kutai Kartanegara (Kukar). Paslon nomot urut 03 Dendi-Alif menyatakan menerima hasil pleno tersebut dan tak ingin mengajukan gugatan kembali kepada Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua Tim Pemenangan Dendi-Alif, Marwan, menepis isu adanya rencana gugatan dari paslon ini. Dalam hal ini pihaknya menghormati keputusan hasil Pleno KPU. Malahan Marwan mengucapkan selamat kepada Aulia-Rendi sebagai peraih suara tertinggi pada PSU ini.
“Kami memutuskan untuk menghormati segala keputusan Pleno KPU terkait PSU. Kami juga mengucapkan selamat kepada Aulia-Rendi yang ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak pertama,” jelasnya saat dikonfirmasi Komparasinews, Senin (28/4/2025).
Marwan menyampaikan, Partai Koalisi Dendi-Alif beserta Tim Pemenangan tidak akan melayangkan gugatan hasil PSU ke MK.
“Setelah mendengarkan aspirasi rakyat Kutai Kartanegara dan masukan dari berbagai pihak, Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ungkapnya.
Selanjutnya, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kukar yang telah memberikan dukungannya kepada Dendi-Alif.
“Dendi-Alif beserta seluruh Tim Pemenangan dan Partai Koalisi mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh rakyat Kutai Kartanegara yang telah memberikan dukungannya kepada pasangan 03,” ujarnya.
Perihal Rekonsiliasi bersama Aulia-Rendi, Marwan menjelaskan, akan melakukan silaturahmi dalam rangka membangun Kabupaten Kutai Kartanegara yang lebih baik.
“Tentu pasti akan dilakukan silaturahmi, ini semua dalam rangka bagaimana membangun Kutai Kartanegara secara bersama-sama,” tuturnya.
Terakhir, dia berpesan kepada seluruh pendukung maupun simpatisan Dendi-Alif untuk turut menerima serta menghormati segala keputusan KPU Kukar.
“Pesannya adalah kita harus hormati keputusan itu dan sama-sama mendukung pemerintahan yang terpilih hasil demokrasi ini,” pungkasnya. (fjr)












