KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan di wilayah lingkar tambang tidak hanya menyasar sektor ekonomi dan infrastruktur dasar. Peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa juga menjadi perhatian perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.
Hal itu ditunjukkan PT Multi Harapan Utama (MHU) melalui peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (4/5/2026) yang dibangun melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama mitra kerja perusahaan.
Keberadaan kantor desa baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pemerintahan desa dalam mendukung pembangunan di tingkat lokal.
Presiden Direktur PT MHU Kemal Djamil Siregar mengatakan, pembangunan fasilitas publik menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, kantor desa memiliki peran penting sebagai pusat pelayanan masyarakat dan ruang koordinasi pembangunan desa.
“Bagi MHU, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kantor desa bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat pelayanan dan ruang bersama yang mendukung kemajuan desa,” kata Kemal.
Dia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa maupun masyarakat untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik. Peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir menambah daftar fasilitas publik yang dibangun MHU dalam kurun waktu kurang dari satu tahun terakhir.
Sebelumnya, perusahaan juga telah menyelesaikan pembangunan Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Jembayan Dalam serta Kantor Desa Jembayan Tengah. Kedua fasilitas tersebut digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan desa.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengapresiasi, keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan fasilitas publik di wilayah desa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah. Kehadiran fasilitas publik seperti ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain peresmian kantor desa, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penanaman pohon bersama sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan di kawasan sekitar operasional perusahaan.
Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, MHU juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan. Salah satunya melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C yang memberikan akses pendidikan bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal. (fjr)












