Pemkab Kukar Dorong Hilirisasi UMKM Lewat Pekan Pesta Rasa 2025

Pemkab Kukar Dorong Hilirisasi UMKM Lewat Pekan Pesta Rasa 2025
Pembukaan Pekan Pesta Rasa 2025 di Taman Kota Raja Tenggarong. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop UKM) menggelar Pekan Pesta Rasa 2025 di Taman Kota Raja Tenggarong, Rabu (19/11/2025) malam. Kegiatan ini menjadi terobosan baru Pemkab dalam memperkuat sektor UMKM, khususnya kuliner sebagai bagian dari perwujudan misi Kukar Idaman Terbaik.

Event ini merupakan penyegaran dari gelaran tahunan Gebyar UMKM yang selama ini dikenal masyarakat. Kepala Bidang Pengembangan UKM Diskop UKM Kukar Fathul Alamin mengatakan, perubahan konsep tersebut sengaja dilakukan untuk membuka ruang pengembangan yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

“Event Pekan Pesta Rasa ini sebenarnya bagian dari rangkaian event tahunan. Yang dahulu kita kenal Gebyar UMKM, tahun ini kita kemas dengan konsep berbeda lewat Pekan Pesta Rasa,” ujarnya.

Baca Juga  Bisa Bahayakan Kesehatan, Masyarakat Diminta Tidak Konsumsi "Chiki Ngebul"

Menurut Fathul, Pemkab Kukar ingin memperkenalkan potensi daerah tidak hanya melalui destinasi wisata alam, tetapi juga melalui ragam cita rasa kuliner khas daerah.

“Kini kita ingin menjual Kutai Kartanegara bukan hanya destinasi wisata, tapi juga destinasi wisata lidah yang bisa dinikmati masyarakat luar,” jelasnya.

Pekan Pesta Rasa 2025 juga menghadirkan workshop serta perlombaan memasak berbahan baku komoditas unggulan Kukar, yakni labu kuning dan ubi rambat. Dua komoditas tersebut dipilih karena produksinya cukup besar dan berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga  Manfaatkan Hasil Perikanan, Produk UMKM Desa Saliki Raup Untung Besar

“Labu kuning dan ubi rambat ini komoditas paling besar di Kukar, dan nanti akan kita lombakan,” kata Fathul.

Dia menegaskan, lomba memasak tersebut bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi bagian dari upaya mendorong hilirisasi produk pertanian lokal agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

“Supaya ubi rambat dan labu kuning itu tidak dijual mentah. Kita ingin produk ini diolah jadi makanan, jadi oleh-oleh, dan punya nilai tambah lebih tinggi,” tegasnya.

Melalui Pekan Pesta Rasa 2025, Pemkab Kukar berharap pelaku UMKM dapat terus berkembang dan menghasilkan produk unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi daerah sekaligus mendukung visi Kukar Idaman Terbaik. (adv/fjr)