
PASER — Pemerintah Kabupaten Paser menerima audiensi Universitas Borneo Lestari (UNBL) Kalimantan Selatan guna membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, khususnya sektor kesehatan, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Paser dan membahas peluang peningkatan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Paser, Romif Erwinadi, mengatakan penjajakan kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat Paser, terutama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah mendukung peningkatan kualitas pendidikan, namun pembahasan kerja sama lebih lanjut tetap perlu mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
“Kerja sama ini tentu menjadi hal positif untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Paser. Namun mekanismenya nanti tetap dibahas lebih lanjut bersama pihak terkait,” kata Romif.
Ia juga menyebut mahasiswa asal Paser dapat memanfaatkan program beasiswa stimulan Kesra serta fasilitas asrama mahasiswa Paser di Banjarbaru untuk menunjang pendidikan mereka.
“Harapannya semakin banyak generasi muda Paser yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi dan nantinya berkontribusi untuk daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Borneo Lestari, Neni Widaningsih, menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat agar lebih berdampak.
“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal kerja sama yang baik ke depannya, karena perguruan tinggi perlu bersinergi dengan berbagai pihak untuk kemajuan bersama,” katanya. (adv/zu)












