Rudy Mas’ud Ditantang Debat Terbuka BEM Unmul, Pemprov Kaltim Bantah Ada Konfirmasi

Foto : Flyer tantangan debat terbuka BEM Unmul. (Instagram/bemkm_unmul)

SAMARINDA – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul) menantang Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud untuk hadir dalam forum debat terbuka yang digelar di Teras Samarinda, Rabu (6/5/2026).

Ajakan debat tersebut ramai beredar melalui flyer di akun Instagram resmi @bemkmunmul. Dalam flyer tersebut mahasiswa mengangkat tema “Inkompetensi Pemerintah dalam Menentukan Skala Prioritas”

Ketua BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra, mengatakan pihaknya telah beberapa kali melayangkan surat undangan kepada gubernur sejak 22 April lalu. Menurutnya, kehadiran gubernur dalam forum tersebut penting sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Kami sudah melayangkan surat sejak 22 April. Setidaknya gubernur harus mau hadir. Ketika gubernur hadir, itu bentuk pertanggungjawaban kepada publik,” ujar Hiththan Rabu (6/5/2026).

Baca Juga  Diskominfo Kukar Siap Bersinergi untuk Hasilkan Kinerja Terbaik

Dalam forum itu, mahasiswa mengaku ingin menyampaikan sejumlah evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah, termasuk menyoroti realisasi janji politik yang dinilai belum maksimal.

“Ada banyak persoalan di Kaltim yang kami soroti, termasuk soal janji kampanye dan kebijakan pemerintah,” katanya.

Hiththan juga menilai komunikasi pemerintah daerah dengan kalangan mahasiswa selama ini belum berjalan baik. Ia menyebut gubernur jarang hadir dalam forum-forum diskusi maupun aksi mahasiswa.

“Gubernur tidak pernah hadir di forum diskusi yang diinisiasi mahasiswa. Bahkan saat aksi pun jarang menghadapi langsung,” ujarnya.

Ia menegaskan gerakan kritik mahasiswa akan tetap berjalan meski gubernur tidak memenuhi undangan debat terbuka tersebut.

Baca Juga  Sekda Kaltim Harap Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional Implementasikan Inovasi Baru

Selain membahas isu daerah, kegiatan itu juga dijadwalkan menghadirkan Ketua BEM UGM 2025, Triyo Ardianto, untuk mengulas persoalan nasional.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo), Muhammad Faisal, memberikan klarifikasi terkait flyer debat yang beredar di media sosial.

Faisal menegaskan, flyer yang mencantumkan nama Gubernur Kaltim tersebut tidak pernah dikonfirmasi kepada pihak pemerintah provinsi.

“Flyer itu tidak benar dan tidak pernah dikonfirmasi kepada kami,” tegasnya di Samarinda, Rabu (6/5/2026).

Ia juga memastikan bahwa Gubernur Kaltim belum menerima undangan maupun memberikan konfirmasi kehadiran terkait agenda debat tersebut.

Sebagai informasi, saat ini Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud juga sedang berada di Jakarta.

Baca Juga  LHP Bantuan Keuangan Parpol 2025, Semua Partai di Paser Tertib Administrasi

Diskominfo Kaltim turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Pandai-pandailah dalam bermedia sosial. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkas Faisal. (zu)