Utang ke Bankaltimtara Baru Terbayar Rp260 M, Pemkab Kukar Optimistis Lunas Tepat Waktu

Utang ke Bankaltimtara Baru Terbayar Rp260 M, Pemkab Kukar Optimistis Lunas Tepat Waktu
Tampak depan kantor Bankaltimtara Cabang Tenggarong. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Pelunasan pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kepada Bankaltimtara masih bergantung pencairan dana transfer dari pemerintah pusat. Hingga saat ini, baru sekitar Rp260 miliar dari total pinjaman Rp820 miliar yang berhasil dibayarkan.

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono mengungkapkan, pembayaran cicilan dilakukan setiap kali dana transfer dari pemerintah pusat masuk ke kas daerah.

“Setiap ada transfer dari pusat, kami langsung sisihkan setidaknya 10 sampai 20 persen untuk mencicil. Sekarang angkanya mungkin sudah lebih dari Rp260 miliar yang sudah dibayarkan,” kata Sunggono usai rapat di Kantor DPRD, Senin (6/7/2026).

Baca Juga  Pria Terlantar dan Sakit Dievakuasi Dinsos Kukar, Dirujuk ke RS untuk Penanganan

Sebelumnya, pinjaman senilai Rp820 miliar tersebut dicairkan pada Maret 2026 untuk menjaga arus kas daerah sekaligus melunasi kewajiban kepada pihak ketiga yang telah menyelesaikan berbagai proyek pembangunan. 

Sesuai perjanjian, pinjaman itu harus lunas paling lambat pada Desember 2026. Namun, hingga pertengahan tahun, realisasi transfer dana dari pemerintah pusat disebut masih jauh dari target. 

Menurut Sunggono, daerah baru menerima sekitar 29 persen dari total hak transfer yang seharusnya diterima. Meski demikian, dia tetap optimistis pelunasan pinjaman dapat diselesaikan sebelum jatuh tempo.

Baca Juga  Nelayan Diduga Tenggelam di Sungai Tamapole Saat Hujan Deras dan Cuaca Ekstrem

“Harus optimistis dong. Pilihan kita apa lagi? Karena tadi saya sebutkan baru 29 persen hak kita yang ditransferkan pusat. Berarti masih ada sekitar 61 persen lagi. Katakanlah asumsinya kalau bisa direalisasikan 50 persennya saja lagi, insyaallah,” ujarnya.

Jika pencairan berjalan sesuai harapan pada sisa tahun anggaran, pemerintah daerah meyakini kewajiban kepada Bankaltimtara dapat diselesaikan tepat waktu. (fjr)