Iran Tegaskan Ingin Akhiri Perang dengan Syarat Sendiri

Foto : Bendera Nasional Iran. (Istimewa)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran ingin mengakhiri perang dengan syarat yang ditentukan sendiri serta memastikan konflik tidak kembali terulang.

“Tentu saja, kami menginginkan penghentian perang dengan syarat-syarat kami sendiri, dan dengan cara agar perang tidak akan terulang lagi di sini,” ujar Araghchi kepada televisi pemerintah Iran, dikutip dari AFP, Kamis (26/3/2026).

Araghchi juga menegaskan bahwa Iran saat ini tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat dan akan terus melanjutkan perlawanan, meskipun sebelumnya Gedung Putih menyebut pembicaraan masih berlangsung.

“Saat ini, kebijakan kami adalah melanjutkan perlawanan. Kami tidak berniat untuk bernegosiasi, sejauh ini belum ada negosiasi yang terjadi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembicaraan mengenai negosiasi saat ini justru dapat dianggap sebagai bentuk pengakuan kekalahan.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Nyatakan Mundur Usai Tujuh Tahun Memimpin Partai Golkar

Di sisi lain, Gedung Putih melalui Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyatakan bahwa komunikasi antara kedua pihak tetap berjalan.

“Pembicaraan berlanjut. Pembicaraan tersebut produktif,” ujarnya.

Sebelumnya, Washington juga memperingatkan akan mengambil langkah keras terhadap Iran jika tidak bersedia bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan damai.

Sementara itu, Iran tetap bersikukuh bahwa perang hanya akan berakhir sesuai dengan syarat dan waktu yang ditentukan oleh Teheran.

Dilansir media Iran, Press TV, seorang pejabat senior bidang politik dan keamanan menyebut bahwa Iran tidak akan membiarkan Amerika Serikat mendikte akhir perang.

“Iran akan mengakhiri perang ketika memutuskan untuk melakukannya dan ketika syarat-syaratnya terpenuhi,” ujar pejabat yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Terlepas di Sungai Mahakam, Kapal Ponton Hantam Restoran dan Kafe

Ia juga menegaskan bahwa Iran akan terus memberikan “pukulan berat” kepada musuh hingga tuntutannya dipenuhi.

Menurut sumber tersebut, AS disebut telah mencoba membuka jalur negosiasi melalui berbagai saluran diplomatik. Namun, proposal yang diajukan dinilai Teheran berlebihan dan tidak mencerminkan situasi di lapangan.

Adapun Iran menetapkan lima syarat utama untuk mengakhiri perang, yakni:

  1. Penghentian total agresi dan serangan terhadap Iran.
  2. Jaminan konkret agar perang tidak terulang kembali.
  3. Pembayaran ganti rugi dan reparasi perang secara jelas.
  4. Penghentian konflik di seluruh front, termasuk kelompok perlawanan di kawasan.
  5. Pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz sebagai hak sah yang tidak dapat diganggu gugat.
Baca Juga  Pj Gubernur Akmal Malik Tegaskan Kabupaten Berau Masih Bagian Provinsi Kaltim

Syarat-syarat tersebut disebut merupakan pengembangan dari tuntutan yang telah diajukan Iran dalam perundingan sebelumnya di Jenewa, beberapa hari sebelum serangan yang melibatkan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. (zu)