KUKAR IDAMAN SEP 26

Karhutla Terus Meluas, Pemerintah Kerahkan Puluhan Pesawat dan 54 Ribu Personel

Personil BPBD Sidenreng Rappang melakukan pemadaman pada kebakaran lahan di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu pada Jumat (18/9/2026). (BPBD Sidenreng Rappang)

JAKARTA – Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui operasi darat hingga udara, upaya penanganan untuk memadamkan api, mencegah perluasan kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak karhutla terus dilakukan.

“Dari udara hingga darat, seluruh kekuatan terus bergerak. Semua dilakukan untuk memadamkan api, mengurangi dampak asap, dan yang terpenting, melindungi masyarakat dari ancaman karhutla,” klaim Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Ahad (20/9/2026).

Dia turut menyampaikan bahwa luas wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Meski demikian, pemerintah terus berupaya tanpa henti untuk menangani hal tersebut.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Penanganan Stunting Sejak Dini

“Luasnya wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti, baik melalui operasi darat maupun udara,” sambung Teddy.

Menurutnya, sejak bulan Agustus, sebanyak 64 pesawat telah dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Sebanyak 55 pesawat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 9 pesawat TNI terus bergerak melakukan water bombing.

Baca Juga  Komisi I DPRD Kaltim Upayakan Penyelesaian Ganti Rugi Tanah Ringroad Samarinda

Selain dukungan udara, sebanyak 54.394 personel gabungan juga terus bergerak di lapangan. Personel gabungan ini terdiri dari TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, relawan, serta masyarakat.

“Sejak Agustus, 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas,” katanya. (xl)