KUKAR IDAMAN SEP 26

Dispar Kukar Dorong Penguatan Promosi Digital untuk Kenalkan Wisata Alam

Dispar Kukar Dorong Penguatan Promosi Digital untuk Kenalkan Wisata Alam
Kabid Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dispar Kukar Sadli. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong penguatan promosi digital untuk memperluas pengenalan destinasi wisata alam di daerah tersebut. Langkah itu dinilai penting seiring banyaknya potensi wisata alam Kukar yang belum sepenuhnya dikenal masyarakat di Kaltim maupun luar daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dispar Kukar Sadli mengatakan, promosi melalui media sosial dan platform digital menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan daya tarik wisata secara lebih luas.

“Dari sisi promosi, Dinas Pariwisata juga perlu meningkatkan pemasaran melalui media sosial dan media digital,” ujar Sadli di Kantornya, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga  Peserta Pelatihan Welder di Kukar Diwisuda, Disnaker Akui Masih Banyak PR

Menurutnya, strategi promosi juga perlu melibatkan komunitas, pelaku usaha pariwisata, serta pihak lain yang berkaitan dengan pengembangan destinasi. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperluas jangkauan promosi sekaligus membantu membangun daya tarik setiap destinasi sesuai karakter masing-masing.

Sadli menyebut Kukar memiliki beragam potensi wisata alam, mulai dari pantai, sungai, danau, hutan hingga kawasan perbukitan. Namun, promosi saja dinilai belum cukup. Pengembangan destinasi juga harus dibarengi dengan peningkatan aksesibilitas, fasilitas pendukung, keamanan dan kenyamanan wisatawan serta pengelolaan kawasan.

Baca Juga  OJK Kaltimtara Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke Indonesia Anti-Scam Centre

“Peluang wisata alam di Kabupaten Kutai Kartanegara cukup besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang lebih dikenal, baik di tingkat Kalimantan Timur maupun di luar daerah,” katanya.

Sadli menilai setiap kawasan perlu dikembangkan berdasarkan karakter dan keunggulan masing-masing agar memiliki daya tarik yang jelas bagi wisatawan.

Selain pemerintah, keterlibatan masyarakat di sekitar destinasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan wisata alam. Masyarakat dapat berperan dalam pengelolaan maupun mendukung aktivitas ekonomi yang tumbuh dari kegiatan pariwisata.

Sadli berharap penguatan pengelolaan, kualitas destinasi dan promosi dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga wisata alam tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah. (fjr/adv)