KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Akbar Haka memaknai kemerdekaan di era modern sebagai kebebasan dalam berpikir dan menyampaikan pendapat dengan tetap menghormati orang lain. Sebagaimana disampaikan usai Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/8/2026).
Menurut Akbar, perkembangan media sosial membuat masyarakat memiliki ruang yang luas untuk menyampaikan pandangan, termasuk terkait keyakinan dan hal-hal yang dipercayainya. Namun, kebebasan tersebut perlu diiringi sikap saling menghargai.
“Memperingati kemerdekaan dalam versi modern, menurut saya adalah kemerdekaan dalam kebebasan berpikir dan berpendapat, namun tidak tetap menimbulkan SARA,” ucapnya.
Akbar menilai masyarakat seharusnya tidak mudah menghakimi pendapat orang lain, terutama ketika perbedaan pandangan muncul di media sosial.
“Semestinya kita bisa saling menghargai ketika seseorang memposting sesuatu terhadap keyakinan, terhadap apa yang diimaninya, terhadap apa yang akan dilakukannya,” ujarnya.
Akbar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dari kebebasan di era digital.
“Jadi seseorang tidak mudah menghakimi pendapat orang lain, pihak-pihak yang lain di sosial media. Itulah menurut saya kemerdekaan dalam versi modern hari ini. Dan tentu saja tidak mudah terpancing dalam hal-hal yang berbau hoaks,” katanya.
Khusus kepada generasi muda, Akbar mengajak agar momentum kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Dia mengutip pesan Presiden pertama RI Soekarno yang menurutnya masih relevan hingga saat ini. “Jangan tanyakan apa yang telah negara berikan kepada kita, tetapi apa yang telah kita berikan kepada negara ini,” pungkasnya. (fjr/adv)












