Rakor TPID, Pemkab Kukar Antisipasi Lonjakan Permintaan Barang Jelang Lebaran

Rakor TPID, Pemkab Kukar Antisipasi Lonjakan Permintaan Barang Jelang Lebaran
Suasana rakor TPID Kukar dipimpin Bupati Kukar Edi Damansyah. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memimpin rapat koordinasi (rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Senin (17/04/23) di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Rakor ini dalam rangka ketersediaan keterjangkauan harga dan keamanan barang kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Edi mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan permintaan atas sejumlah komoditas pokok menjelang lebaran. Menurutnya jika pasokan tidak mencukupi permintaan, maka dapat menimbulkan fluktuasi naiknya harga bahan-bahan pokok.

“Bila hal ini terjadi, tentu akan sangat berdampak kepada masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu,” katanya.

Baca Juga  Pemkot Samarinda Bakal Kucurkan Kredit Usaha Bunga Nol Persen bagi UKM

Untuk itu Edi berharap melalui rakor ini semua stakeholder dapat merumuskan dan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi. Guna memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga berbagai komoditas pokok serta memastikan keamanan dari bahan pokok yang akan dikonsumsi masyarakat tersebut berikut pendistribusiannya.

“Saya minta Dinas atau Instansi terkait dapat mengantisipasi ketersediaan stok agar tidak terjadi kelangkaan. Karena jika terjadi kelangkaan pasokan bahan pokok akan berdampak terhadap fluktuasi harga serta keamanan dan kelancaran arus distribusi barang,” terangnya.

Baca Juga  Kukar Capai Penurunan Stunting Signifikan, Bupati Edi Optimistis Target 2025

Edi juga meminta dinas terkait untuk langsung ke lapangan dan sering-sering masuk pasar. Guna mengontrol kesesuaian data dengan fakta lapangan.

“Saya perintahkan semua jajaran agar melakukan sidak ke sejumlah pasar demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” tegas Edi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kukar juga meminta penguatan peranan TPID dengan memperkuat Tim dengan data agar pengendalian inflasi lebih efektif.

Dengan adanya pengendalian inflasi, Edi berharap di wilayahnya muncul unit-unit usaha mandiri. Dia juga meminta semua pihak memberdayakan pengusaha lokal dalam membeli produk lokal. (zu)