Wawali Samarinda Ingatkan Pembangunan Infrastruktur Tak Boleh Hanya Mengejar Fisik

Wawali Samarinda Ingatkan Pembangunan Infrastruktur Tak Boleh Hanya Mengejar Fisik
Wawali Samarinda (tengah) saat menghadiri prosesi groundbreaking proyek hunian terpadu Epic City di kawasan Jalan Kadrie Oening, Sabtu (18/4/2026) pagi. (foto: Cris/dokpim)

SAMARINDA – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Saefuddin Zuhri mengingatkan agar pembangunan yang dilakukan bukan hanya mengejar aspek fisik semata. Hal itu disampaikannya saat menghadiri prosesi groundbreaking proyek hunian terpadu Epic City di kawasan Jalan Kadrie Oening, Sabtu (18/4/2026) pagi.

Saefuddin mengingatkan pembangunan tidak boleh hanya mengejar aspek fisik semata. Melainkan juga harus menjamin kualitas hidup warga.

“Pembangunan kota bukan hanya soal gedung. Yang utama adalah bagaimana menciptakan ruang hidup yang nyaman, aman, dan manusiawi,” tegasnya.

Baca Juga  Respons Aturan Komdigi, SMP Negeri 1 Tenggarong Larang Siswa Bawa Ponsel

Saefuddin mengapresiasi kehadiran Epic City sebagai salah satu pengembangan kawasan hunian baru di Samarinda. Meski begitu, dia menekankan pentingnya perencanaan teknis yang matang, terutama soal sistem drainase.

“Jangan sampai pembangunan ini justru menambah persoalan baru. Drainase harus benar-benar diperhatikan, termasuk ketersediaan air bersih, listrik, dan elevasi kawasan,” ungkap Saefuddin.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya infrastruktur pengendali air seperti kolam retensi guna mengantisipasi potensi banjir atau genangan. Menurut Saefuddin, kepatuhan terhadap standar teknis menjadi kunci agar kawasan ini benar-benar berkelanjutan.

Baca Juga  8 Hari Lakukan Pengejaran, 15 Tahanan Polsek Samarinda Kota Akhirnya Berhasil Ditangkap

Jika dikelola dengan baik, dirinya optimistis Epic City bisa menjadi ikon hunian baru yang tak hanya nyaman, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini bukan sekadar pembangunan, tapi investasi masa depan kota. Kalau direncanakan dengan baik, kawasan ini bisa jadi kebanggaan Samarinda,” tandasnya. (xl)