KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kukar, menggelar Puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2021 tingkat kabupaten, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, Rabu (01/12/21).
Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya, dibacakan Plt Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setkab Kukar Wiyono, mengatakan perkembangan kasus HIV/AIDS di Kukar dari tahun ke tahun menunjukkan adanya penurunan kasus secara komulatif.
Namun pada 2020 dari jumlah sampel 17.263 orang sebanyak 119 orang atau sebesar 17% mengalami peningkatan jika dibandingkan pada 2019 sebanyak 71 kasus atau atau 14%. Walaupun mengalami peningkatan kasus yang menggembirakan adalah tidak ada kasus kematian yang terjadi akibat HIV/AIDS.
“Untuk itu diperlukan dukungan dan komitmen semua pemangku kepentingan untuk keberhasilan penanggulangan HIV/AIDS, keberhasilan penenggulangan HIV/AIDS merupakan hasil kerja bersama multisektor pemerintah, pemerintah daerah, akademisi/praktisi, swasta, media dan masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Edi hari AIDS sedunia pertama kali diperingati pada 1 Desember 1988 berarti tahun ini adalah peringatan Hari AIDS Sedunia yang ke-33. Hari AIDS sedunia setiap tahunnya diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Infeksi HIV/AIDS sebagai penyakit yang menyerang imunitas tubuh manusia dalam waktu lama.
Peringatan Hari AIDS Sedunia 2021dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian serta penanggulangan HIV/AIDS melalui pengerahan sumber daya yang melibatkan semua stakeholder terkait.
Tema yang mengusung, Melalui Kukar Idaman Bertekad Akhiri AIDS, Cegah HIV, dan Akses untuk Semua. “Tema ini sangat relevan untuk saat ini dan dimasa yang akan datang, sebagaimana kita ketahui Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Media dan Masyarakat bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan secara bersama-sama bahu membahu melaksanakan berbagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Edi mengajak kepada semua pihak khususnya Kepala Perangkat Daerah yang terkait dengan program penanggulangan dan pencegahan HIV/AIDS seperti Disnakertran, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan dan seluruh jajarannya dan perangkat daerah lainnya untuk mendukung program 2030 Zero HIV/AIDS dengan menganggarkan kegiatan setiap tahunnya yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Dengan teranggarkannya pada masing-masing perangkat daerah kegiatan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS Kukar akan mampu mancapai target pada 2030 Zero HIV/AIDS,” demikian pungkas Edi.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pembina dan Sekretaris KPAD Kukar Maslianawati Edi Damansyah dan Supriyanto, Kepala Lapas Pria Kelas IIA dan Lapas Wanita Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto dan Sri Astiana, Kepala Lapas Anak Kelas IIA Tenggarong Mudo, dan Sekretaris Satpol PP Kukar Yuliandris serta warga binaan Lapas Pria. (man)












