KUKAR IDAMAN SEP 26

Petugas PIP Se-Kaltim Diharapkan Selalu Perbarui Informasi Pasar

Petugas PIP Se-Kaltim Diharapkan Selalu Perbarui Informasi Pasar
Pertemuan petugas PIP dari berbagai kabupaten/kota komoditas perkebunan se-Kaltim Tahun 2023 di Hotel Platinum, Kamis (11/5/2023). (istimewa)

BALIKPAPAN – Petugas Pelayanan Informasi Pasar (PIP) di Kaltim diharapkan selalu memperbarui informasi pasar. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Andi Siddik dalam pertemuan petugas PIP dari berbagai kabupaten/kota komoditas perkebunan se-Kaltim Tahun 2023 di Hotel Platinum, Kamis (11/5/2023).

Disampaikan, arah kebijakan pembangunan perkebunan dalam RPJMD Kaltim 2019-2023 salah satunya peningkatan nilai tambah dan stabilitas harga di tingkat petani. Karenanya diperlukan pengembangan sistem pelayanan informasi pasar secara kompherensif dan peningkatan kapasitas SDM pengelola data dan informasi pasar melalui petugas PIP. Untuk menghadapi tantangan dan isu global terhadap pemasaran dan stabilitas harga komoditas perkebunan.

Baca Juga  Bakti Sosial PKK Kukar, 25 Anak Ikuti Khitanan Massal di Jonggon A

“Kami mengharapkan di masa yang akan datang akan tumbuh teknologi informasi dan SDM pelayanan informasi pasar yang andal dan dapat menganalisa perkembangan harga komoditas perkebunan. Dengan memperhatikan isu-isu global saat ini,” ungkap Siddik.

Kata dia, untuk mengatasi permasalahan pengembangan pemasaran produk perkebunan unggulan, khususnya perlu dilakukan monitoring dan evaluasi serta diskusi intensif. Supaya data dan informasi yang dikumpulkan dapat langsung dimanfaatkan, pelaku usaha perkebunan dan para petani/pekebun.

Baca Juga  Kembalikan TNI ke dalam Barak: Menggugat Kembali Sejarah dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Data informasi pasar yang dihasilkan oleh petugas PIP/APHP, sebut Siddik, harus selalu update dan valid. Sebagai bahan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dengan adanya peningkatan kompetensi para petugasnya.

Selain itu, sistem informasi pasar produk perkebunan unggulan yang telah ada dapat dikelola secara baik, cepat, tepat, dan kontinyu. Serta penyajian data dan informasi yang telah diolah menjadi lebih mudah dipahami dan lebih menarik agar dapat langsung dimanfaatkan oleh para pengguna informasi.

“Tantangan pembangunan saat ini makin kompleks dan menuntut adanya kemauan dan kerja keras bersama semua para pelaku pembangunan baik pemerintah, swasta dan masyarakat,” tegas Siddik. (xl/advdiskominfokaltim)