
KUTAI KARTANEGARA – Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang menjadi sangat penting untuk kemajuan sektor pertanian. Baru-baru ini mereka bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai investor.
Kepala Desa (Kades) Tanjung Batu Husniansyah menilai, dengan adanya campur tangan pihak ketiga akan memberikan yang peningkatan signifikan bagi pengembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sektor pertanian dalam arti luas yang dikembangkan bersama Kodim 0906/Kukar melalui program Sinergi Hijau Kodam VI/Mulawarman akan terus berlanjut.
“Desa Tanjung Batu memiliki lahan produktif yang luas yang dapat dimanfaatkan. Kami tidak bisa melakukannya sendiri, tetapi harus ada peran dari pihak ketiga, terutama investor,” sebutnya.
Luas lahan produktif di Desa Tanjung Batu, jelas Husniansyah, mencapai 460 hektare (ha). Saat ini baru 60 ha yang telah dimanfaatkan.
Selain itu Pemdes Tanjung Batu juga bekerja sama dengan akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang memiliki keahlian di bidang pertanian.
“Untuk saat ini kami fokus untuk mengembangkan pertanian padi sawah, tanaman hortikultura, dan perikanan. Kami akan mengoptimalkan kelompok tani yang sudah sah terbentuk. Ada sembilan kelompok tani dengan rata-rata anggota 25 orang,” pungkasnya. (zu)












