Tembus 134 Persen, Realisasi APBD Kaltim TA 2022 Lampaui Target

Tembus 134 Persen, Realisasi APBD Kaltim TA 2022 Lampaui Target
Rapat Paripurna ke-18, yang digelar DPRD Kaltim, Senin (5/6/2023). (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Realiasasi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tahun anggaran (TA) 2022 melampaui target. Angkanya menembus 134 persen.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni saat menyampaikan Nota Keuangan dan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2022 dalam Rapat Paripurna ke-18, yang digelar DPRD Kaltim, Senin (5/6/2023). Dijelaskan, realisasi anggaran TA 2022 telah melampaui target yang ditetapkan, termasuk sejumlah pendapatan lain diantaranya pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, hingga belanja daerah.

Baca Juga  Jokowi Optimistis Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Bisa Digelar di IKN

“Pendapatan daerah pada tahun anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp12,469 triliun, dan realisasinya sebesar Rp16,804 triliun, atau 134,77 persen dari target semula. Alhamdulillah realisasi kita melebihi target. Semoga dapat disetujui dewan,” ungkapnya.

Disampaikan Sri, PAD TA 2022 semula ditargetkan sebesar Rp7,073 triliun dengan realisasinya yakni sebesar Rp8,997 triliun atau 127,19 persen. Berikutnya, pendapatan transfer yang ditargetkan sebesar Rp5,382 triliun pun, realisasinya yakni sebesar Rp7,790 triliun atau 144,72 persen.

Adapun Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp12,74 miliar dan direalisasikan sebesar Rp17,14 miliar atau 134,55 persen.

Baca Juga  Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Selama Libur Lebaran Diproyeksi Capai Rp276 Triliun

Begitupun, Belanja Daerah tahun anggaran 2022 sebagaimana telah disampaikan, ditargetkan sebesar Rp10,254 triliun dan direalisasikan sebesar Rp7,988 triliun atau 77,90 persen.

Adapun Pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, dimana realisasi Penerimaan Pembiayaan Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp2,446 triliun berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun 2021 dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp236,62 miliar merupakan penyertaan modal.

“Alhamdulillah realisasi kita melebihi target. Semoga dapat disetujui dewan,” tegasnya. (xl/advdiskominfokaltim)