Berita  

Camat Samarinda Seberang Sambut Baik Rencana Dermaga di Sekitar Masjid Shiratal Mustaqiem

Camat Samarinda Seberang Sambut Baik Rencana Dermaga di Sekitar Masjid Shiratal Mustaqiem
Camat Samarinda Seberang berserta Polresta Samarinda menyosialisasikan perencanaan pembangunan dermaga. (Humas Polres Samarinda)

SAMARINDA – Bangunan di Jalan Pangeran Bendahara Samarinda Seberang akan direlokasi guna mewujudkan pembangunan dermaga di depan Masjid Shiratal Mustaqiem atau Masjid Tua.Hal ini sudah direncanakan Wali Kota Samarinda Andi Harun, suatu program strategis untuk pengembangan wisata di Samarinda Seberang.

“Sudah direncanakan untuk membuat dermaga pas di depan Masjid Shiratal Mustaqiem. Ini kami sedang menyosialisasikan kepada warga, yang sekiranya mau melepaskan tanahnya untuk relokasi secara layak,” ungkap Camat Samarinda Seberang Aditya usai kegiatan HUT Bhayangkara ke-77, Selasa (20/6/2023).

Jika terealisasi, maka di depan masjid Shiratal Mustaqiem akan ada dermaga dengan konektivitasnya melalui kapal. Sehingga konektivitas di Samarinda Seberang ini bisa lebih hidup lagi.

Baca Juga  Pemkab Kukar Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Idulfitri

“Karena hari ini kita perhatikan, bahwa dengan kondisi permukiman yang sudah tercipta sejak lama memiliki akses jalan terbatas karena jalannya juga kecil. Sehingga Wali Kota berpikir perlu ada upaya baru untuk membuka konektivitas dengan membuat dermaga,” ucapnya.

Kapal yang nantinya bersandar di dermaga tersebut, menguatkan Hasanah bahari Samarinda Seberang. Seperti yang diketahui, bahwa Samarinda Seberang sudah ada wisata kapal Pesut Etam sehingga bisa menjadi destinasi perjalanan kapal.

“Tentu ini juga menjadi ciri khas dari suatu wilayah. Kekuatan Sungai Mahakam di optimalkan lagi sebagai pariwisata di Samarinda,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati Hardiknas, Pemkab Kukar Gelar Upacara Bersama Ratusan Pelajar Tenggarong

Akan ada 70 hingga 80 rumah yang akan di relokasi untuk dermaga nantinya. Kemudian dermaga itu digunakan bukan hanya untuk bersandar kapal saja, namun juga menjadi etalase wisata secara keseluruhan, salah satunya ada pedagang UMKM.

“Nanti di dermaga itu juga akan dibuatkan suatu tempat berkumpul sambil melihat sejarah Samarinda dari bentuk foto. UMKM juga nanti kita dorong yang ada di Samarinda Seberang ini. Sehingga ada wadah mempublikasikan jajanan khas Samarinda seberang seperti Sokko yang berbahan dasar ketan dan dimakan bersama ikan asin, serta sambal,” jelas Aditya.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada Polri yang turut melestarikan budaya yang ada di Samarinda Seberang.

Baca Juga  Puncak Erau Adat Pelas Benua, Ribuan Warga Antusias Ikuti Proses Mengulur Naga dan Belimbur

“Apalagi ini kan sebenarnya bukan tugas utamanya Polri, tetapi mau memperhatikan cagar budaya. Tentu ini menjadi pelecut bagi kami Pemerintah Daerah untuk lebih mengoptimalkan pelestarian budaya,” tutupnya. (nta)