Pemprov Kaltim Terbitkan Edaran Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik

Pemprov Kaltim Terbitkan Edaran Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik
Ilustrasi daging kurban dalam besek. (istimewa)

SAMARINDA – Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah di Kaltim diharapkan tanpa penggunaan sampah plastik. Sebagaimana dalam surat edaran (SE) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bernomor 100.3.4/11246/B.II.I/DLH.

SE yang ditandatangani Gubernur Kaltim Isran Noor ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SE.6/MENLHK/PSLB.3/6/2022 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik. Serta Peraturan Gubernur Nomor 75 tahun 2020 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Dalam SE tersebut, Isran meminta informasi mengenai perayaan Iduladha tanpa sampah plastik ini disebarkan melalui media cetak, media elektronik dan media sosial kepada masyarakat luas di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Teras Samarinda Resmi Dibuka untuk Umum, Pj Gubernur Sebut Karya Besar dan Terbaik

“Diharapkan informasi ini dapat disampaikan melalui berbagai media, terutama media sosial. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” terangnya, Senin (26/6/2023).

Pun begitu, panitia pelaksana Iduladha di setiap wilayah diminta tidak menggunakan kantong plastik dalam pembagian daging qurban. Dalam hal ini masyarakat diharapkan membawa wadah sendiri yang dapat digunakan berulang kali.

Baca Juga  Tumbangkan RANS Nusantara FC, Borneo FC Tutup Akhir Tahun dengan Manis

Alternatif wadah yang disarankan termasuk daun, plastik ramah lingkungan, wadah anyaman bambu (besek), atau wadah lain yang dapat digunakan kembali atau diuraikan secara alami tanpa menghasilkan sampah plastik.

“Tujuan dari langkah ini adalah untuk menjaga jumlah sampah plastik tetap minimal, mengantisipasi peningkatan produksi sampah, serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” sebut orang nomor satu di Benua Etam ini.

“Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk mendorong dan melaksanakan pembagian daging kurban tanpa menggunakan kantong plastik dan menggunakan wadah berbahan selain plastik yang lebih mudah diolah sebagai sampah. Contohnya, penggunaan besek bambu, daun jati, daun pisang, kertas, dan lainnya,” tegas Isran. (xl/advdiskominfokaltim)