SAMARINDA – Masyarakat Kaltim diminta mengikuti imunisasi Rotavirus (RV) dan Human Papillomavirus (HPV). Sebagai upaya pencegahan diare dan kanker serviks.
Ajakan ini datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dalam sosialisasi dan advokasi imunisasi RV dan HPV, Senin (24/7/2023). Dalam rangka mengurangi angka kesakitan dan kematian, serta mencegah penyebaran penyakit diare dan kanker serviks yang dapat menyebabkan masalah kesehatan bahkan mengancam jiwa, terutama pada anak-anak dan remaja.
Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin menyatakan, pentingnya kesadaran masyarakat akan vaksinasi. Sebagai salah satu cara efektif untuk mencegah infeksi penyakit, mengurangi angka kematian, dan morbiditas akibat penyakit tersebut. Dia juga menyoroti bahwa di negara-negara berkembang, infeksi RV dan HPV telah menyebabkan kematian dan morbiditas yang tinggi.
“RV dan HPV dapat menyebabkan kematian dan morbiditas yang tinggi terutama di negara-negara berkembang. Masyarakat harus mengetahui bahwa vaksinasi dan imunisasi ini penting. Karena ini adalah kebutuhan masyarakat dan hak mereka untuk bisa sehat,” terangnya.
Berdasarkan data, infeksi RV mengakibatkan sekira 215 ribu kematian per tahun. Khususnya di negara-negara dengan akses dan pelayanan kesehatan yang terbatas. Di sisi lain, HPV menyebabkan sekitar 270 ribu kematian setiap tahunnya pada kasus kanker serviks.
“Kami akan berusaha meningkatkan cakupan imunisasi. Ini yang jadi tujuan utama dan kegiatan sosialisasi dan advokasi ini,” jelas Jaya. (xl)












