Tiga Hal Penting Dibahas dalam Diskusi Strategi Pengembangan IKN, Apa Saja?

Tiga Hal Penting Dibahas dalam Diskusi Strategi Pengembangan IKN, Apa Saja?
Diskusi strategi dan visi pengembangan IKN dan daerah sekitarnya di Balikpapan, Jumat (4/8/2023). (Diskominfo Samarinda)

BALIKPAPAN – Diskusi strategi dan visi pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah sekitarnya digelar Deputi Bidang Pengembangan Regional Himawan Hariyoga Djojokusumo, di Balikpapan, Jumat (4/8/2023). Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Hero Mardanus Satyawan yang mengikuti kegiatan itu menyebut terdapat tiga hal penting yang dibahas didalam diskusi.

Pertama perihal kunjungan ke Korea yang sudah dijadwalkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Untuk masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kaltim. Dalam rangka keterlibatan investor, kalaborasi sekaligus meningkatkan kolaborasi dan koordinasi seluruh pihak dalam pembangunan IKN.

Baca Juga  Didi Tasidi Ziarah ke Makam Raja Kutai, Minta Restu Jadi Jaksa Agung

“Termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang mengamanatkan pembangunan regional sebagai agenda penting dengan fokus untuk mengintegrasikan pembangunan sektoral menjadi pembangunan spasial yang terintegrasi,” ungkap Hero.

Hal kedua yaitu sinkronisasi penataan tata kota yang ada di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Yang mana akan ditambah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) karena perlu dukungan penuh dari Bappenas.

Baca Juga  Carbon Fund Sepakat Beli Satu Juta Ton CO2e Kelebihan Penurunan Emisi Kaltim

“Pemenuhan hak masyarakat lokal atas tempat tinggal serta upaya memprioritaskan peningkatan kualitas SDM lokal juga telah diperhatikan oleh Bappenas yakni melalui pendidikan,” terang Mantan Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda ini.

Kemudian hal penting ketiga yaitu koordinasi dan sinkronisasi tentang apa-apa saja kekurangan daerah. Kekurangan itu yang akan dibahas nantinya di Korea sekaligus kekurangan di dalam penataan sekitar IKN.

“Sehingga pembangunan dan pemindahan IKN diharapkan mampu mewujudkan peran Kalimantan Timur untuk pemerataan pembangunan Indonesia,” tegas Hero. (xl)