Tegas! Pemkot Samarinda Larang THM hingga Arena Biliar Buka Saat Ramadan 

Pendidikan Politik Diharapkan Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Samarinda dalam Pemilu 2024
Ridwan Tasa.

SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadan 1445 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengeluarkan surat edaran kepada pengusaha dan pengelola tempat hiburan malam (THM). Untuk melakukan penutupan selama bulan puasa.

Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Ridwan Tassa mengatakan, penutupan THM di Samarinda jelang dan pada saat bulan Ramadan telah rutin dilakukan. Penutupan sementara waktu ini diwajibkan untuk semua THM.

Penutupan sementara itu juga berlaku bagi pelaku usaha game online, SPA, panti pijat, serta arena billiar.

“Tidak hanya THM, hal yang sama berlaku bagi pelaku usaha SPA, game online, panti pijat, serta arena billiar. Semua harus tutup selama bulan Ramadan,” kata Ridwan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga  Inovasi Pemprov Kaltim dalam Keterbukaan Informasi Publik: Dari Internet Desa hingga Ngopi Sore

Dia juga mengatakan, penutupan berlaku mulai 8 Maret hingga 15 April 2024.

“Intinya seperti tahun-tahun sebelumnya, penutupan berlaku H-3 sebelum bulan puasa dan boleh buka kembali H+3 setelah lebaran Idulfitri,” terangnya.

Ridwan juga menghimbau agar masyarakat Samarinda bisa menaati surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Samarinda.

“Nantinya juga, tim gabungan Pemkot yang dikomandoi Satpol PP Samarinda akan melakukan operasi atau razia ke tempat-tempat yang dimaksud mulai tanggal 20 Maret 2024,” bebernya.

Baca Juga  Puji Terima Keluhan Posyandu Perlu Pembenahan

Lebih lanjut, pihaknya bakal berikan sanksi kepada para pelaku usaha yang melanggar peraturan.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda Anis Siswanti menuturkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh pengusaha THM.

“Saya sudah siapkan personel untuk sosialisasi THM maupun pelaku usaha yang diberikan surat edaran untuk menutup. Untuk personel kami akan berkoordinasi dengan TNI-Polri bersama kecamatan dan kelurahan kira-kira kurang lebih 100 personil yang akan kami sebar,” tegas Anis. (nta)