Seminar Parenting, Himpsi Kaltim Beri Konsultasi Gratis bagi Pegawai Pemkab Kukar

Seminar parenting bertemakan "Tantangan dan Strategi, Menjadi Orang Tua di Era Digital" di ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Rabu (2/2/2022). (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Kaltim menggelar seminar parenting bertemakan “Tantangan dan Strategi, Menjadi Orang Tua di Era Digital” di ruang Serbaguna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (2/2/2022).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto dan Psikolog Lucy Yulidasari dari Himpsi Kaltim selaku narasumber. Kegiatan ini dirangkai bakti sosial konsultasi psikologis gratis bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Kabupaten Kukar.

Panitia Pelaksana Gerda Akbar menjelaskan, hal ini dilakukan dalam mendukung dan memberikan sumbangsih terhadap kualitas pembangunan sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Kukar.

Baca Juga  Kukuhkan Belasan Kepsek, Wali Kota Samarinda Minta Tingkatkan Kebersihan Sekolah

“Sebagai salah satu profesi tenaga kesehatan dalam mendukung memberikan kesejahteraan dan mendukung pembangunan kualitas manusia yang ada,” ucap Gerda.

Pihaknya berharap para orang tua bisa memberikan pemahaman kepada anak-anaknya dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi dengan bijak dan tepat. Dan menerapkan strategi yang tepat dalam menyelesaikan tantangan ke depannya melalui kegiatan seminar parenting ini.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar Totok Heru Subroto mengatakan, tema yang diangkat dalam seminar ini sangat sesuai dengan fenomena yang terjadi saat ini. Menurutnya era digitalisasi telah mengubah budaya dan pola hubungan dalam keluarga dan masyarakat.

Baca Juga  Antisipasi Penyakit, Distanak Kukar Pastikan Kondisi Kesehatan Hewan Kurban

Dampak media sosial di kehidupan sehari-hari menjadi contohnya. Menurut Totok, terdapat istilah yang menyebutkan media sosial mendekatkan yang jauh namun menjauhkan yang dekat. Itu merupakan salah satu gambaran yang sangat tepat untuk melihat dampak positif dan negatif dari keberadaan media sosial.

Totok juga berpesan sangat penting bagi para orang tua untuk mampu mengimbangi perkembangan era digital yang sangat pesat saat ini terhadap perkembangan kognitif dan psikologis anak-anak. Sehingga perkembangan era digitalisasi tersebut dapat membawa dampak positif bagi para buah hati dari para orang tua itu sendiri.

Dirinya mengakui, mendidik karakter anak bukanlah perkara mudah. Karena itu menurutnya pendidikan karakter yang dilakukan melalui jalur formal di sekolah harus didukung secara penuh oleh orang tua.

Baca Juga  Mujianto Sosialisasikan Raperda Cara Pengupasan, Pengendalian Galian, dan Pematangan Lahan

“Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak-anak,” tegasnya. (zu)